Industri hingga UMKM Siap Sambut Wajib Halal Oktober 2026
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Seorang pengendara motor saat melintas di JJLS yang berada di kawasan Kapanewon Rongkop. foto diambil 6 Januari 2022 lalu./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, SEMARANG—Pemerintah Kota Semarang meminta masyarakat untuk tidak segan melapor melalui aplikasi "Polisi Hebat Semarang" (Libas) jika ada balap liar di jalanan di wilayah tersebut.
"Langsung laporkan lewat aplikasi 'Libas'," kata Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin di Semarang, Minggu (20/8/2023). Hal itu disampaikan Iswar menanggapi maraknya aksi balap liar di sejumlah ruas jalan protokol di Semarang.
Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi Polrestabes Semarang yang telah berinovasi membuat aplikasi "Libas" sebagai upaya menciptakan keamanan dan kenyamanan di Kota Atlas.
BACA JUGA: Ratusan Motor Klasik Adu Cepat di Trek Pasir Pantai Cangkring Bantul
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mengunduh aplikasi "Libas" sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu menemui tindak pelanggaran atau kejahatan di jalan, termasuk balap liar.
"Saya kira sangat bagus ya kalau semua masyarakat sudah mengunduh 'Libas'. Pasti langsung terlaporkan, masuk, ke sistem aplikasi 'Libas'," katanya.
Selain itu, kata dia, di masing-masing wilayah sudah memiliki Polisi Rukun Warga (RW) yang juga bisa menjadi sarana pelaporan informasi awal kejadian, termasuk balap liar.
"Ya, harapannya, informasi awal segera didapatkan sehingga teman-teman yang ada di Kepolisian bisa mengambil tindakan," katanya.
Diakuinya, aksi balap liar memang mulai marak di sejumlah jalan protokol di Kota Semarang yang kebetulan juga disaksikannya sendiri.
"Kemarin 'pas' saya bawa tamu itu. Di Jalan Mataram kenceng banget itu. Saya telepon Camat Semarang Tengah dan Semarang Timur. Alhamdulillah bersama teman-teman Kepolisian langsung turun ke lapangan," katanya.
Sebagai "smart city", Iswar mengatakan bahwa perangkat kamera pengawas (CCTV) juga telah dipasang di sejumlah lokasi strategis untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
BACA JUGA: Spesial Untuk Pecinta Balap, HDC 2023 Hadir di 4 Kota Ini
Sebelumnya, seorang pekerja yang baru pulang kerja malam ditabrak pelaku balap liar di Jalan Mataram sebagaimana diunggah akun Instagram @kejadiansmg pada Sabtu (19/8) sekitar pukul 00.30 WIB.
"Kecelakaan lur, lokasi di Jl Mataram Bangkong. Infonya ditabrak cah trek-trekan korban baru pulang kerja malam. Hati-hati lur, tetep fokus lan waspada," demikian tulis akun Instagram @kejadiansmg menyertai video kejadian.
Dalam video yang telah di-"blur" di sejumlah bagian, terlihat masyarakat mengerumuni seorang pengendara yang tergeletak di jalan diduga ditabrak oleh pelaku balap liar.
Unggahan itu langsung mendapatkan tanggapan dari warganet yang juga melaporkan bahwa di Jalan Mataram kerap dipakai balap liar, termasuk jalan-jalan protokol lainnya.
Seperti akun @sriwijaya yang menginformasikan aksi balap liar di bawah Flyover Kalibanteng, Jalan Mataram, Bangkong, Jalan Semarang Indah, sekaligus berharap dibubarkan karena meresahkan.
Ada pula akun @a_syrd yang meminta polisi menggiatkan patroli di atas pukul 22.00 WIB di Jalan Mataram, Jalan Kartini Raya dan Jalan dr
Cipto yang kerap dipakai balap liar pada Jumat, Sabtu dan Minggu malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Industri hingga UMKM dinilai siap menyambut kewajiban sertifikasi halal mulai 18 Oktober 2026 untuk memperkuat ekosistem halal Indonesia.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.