Cuaca Ekstrem Picu Buka Tutup Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
ASDP memberlakukan buka tutup penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akibat cuaca buruk di Selat Bali dan menyiapkan armada tambahan.
Suasana pembukaan PPD 2023 di Lapangan Denggung pada Sabtu (8/7/2023)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, menyiapkan sebanyak lima kali pameran produk industri kreatif atau kerajinan pelaku UKM untuk mengenalkan dan promosi produk ke pasar yang lebih luas.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Kenalkan Produk UMKM Lewat Pameran
"Ada lima kali pameran dalam setahun, tetapi jika ditambah dengan yang kita rencanakan pameran insidentil misalnya pameran di TMII (Taman Mini Indonesia Indah), itu bisa lebih dari lima," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Agus Sulistiyana di Bantul, Sabtu (19/8/2023).
Menurut dia, lima kali pameran produk kreatif Bantul itu yang diagendakan rutin baik pameran yang difasilitasi pemerintah kabupaten, berbagai kementerian maupun pihak terkait lainnya yang bekerja sama dan difasilitasi dengan pemerintah daerah.
Selain itu, ujar dia, ada juga pameran yang bersifat lokal yang diselenggarakan bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bantul beberapa waktu lalu di salah satu pusat perbelanjaan Yogyakarta.
"Kemudian akan ada festival tari montro dari Dinas Pariwisata itu juga UKM Bantul akan tampil, kemudian pameran yang sekarang diadakan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY dari Bantul kirim peserta tetapi tidak kemudian membelikan stan, yang memfasilitasi DIY," katanya.
Dia mengatakan, melalui pameran kerajinan maupun produk kreatif Bantul itu diharapkan dapat meningkatkan transaksi penjualan secara tidak langsung atau di kemudian hari, karena biasanya masyarakat membeli ketika nanti sudah memerlukan produk.
"Pameran itu salah satu cara saja dalam rangka bagaimana memasarkan dan promosi, jadi tidak tentu kemudian signifikan omzet yang diperoleh oleh pelaku UMKM selama mengikuti pameran," katanya.
Dia mengemukakan, terbukti selama kegiatan pameran produk kreatif Bantul, tidak sedikit masyarakat yang berkunjung hanya membeli sampel dan kemudian nantinya menjadi salah satu produk yang akan dibeli dengan langsung ke rumah industrinya.
"Sehingga dengan pameran itu memang kemudian kita mengenalkan kepada masyarakat terhadap produk produk Bantul, dan diharapkan ketika mengenal suatu saat nanti orang butuh kemudian ingat produk Bantul, dan belanja ketika membutuhkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
ASDP memberlakukan buka tutup penyeberangan Ketapang-Gilimanuk akibat cuaca buruk di Selat Bali dan menyiapkan armada tambahan.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.
Komisi Yudisial menerima 1.402 laporan perilaku hakim pada Semester I 2026, meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
residen Prabowo Subianto memimpin akad massal KPR 62.000 rumah subsidi di Batang. Program ini melibatkan penerima rumah subsidi dari berbagai daerah melalui ske
VinFast membuka dealer motor listrik pertama di DIY dan menawarkan pilihan pembelian maupun sewa baterai bagi konsumen.