Nglanggeran Gunungkidul Diusulkan Jadi Acuan Desa Wisata Indonesia
Nglanggeran didorong menjadi model desa wisata nasional setelah meraih Best Tourism Village Award 2021 dari UN Tourism.
Suasana pembukaan PPD 2023 di Lapangan Denggung pada Sabtu (8/7/2023)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, menyiapkan sebanyak lima kali pameran produk industri kreatif atau kerajinan pelaku UKM untuk mengenalkan dan promosi produk ke pasar yang lebih luas.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Kenalkan Produk UMKM Lewat Pameran
"Ada lima kali pameran dalam setahun, tetapi jika ditambah dengan yang kita rencanakan pameran insidentil misalnya pameran di TMII (Taman Mini Indonesia Indah), itu bisa lebih dari lima," kata Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Agus Sulistiyana di Bantul, Sabtu (19/8/2023).
Menurut dia, lima kali pameran produk kreatif Bantul itu yang diagendakan rutin baik pameran yang difasilitasi pemerintah kabupaten, berbagai kementerian maupun pihak terkait lainnya yang bekerja sama dan difasilitasi dengan pemerintah daerah.
Selain itu, ujar dia, ada juga pameran yang bersifat lokal yang diselenggarakan bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bantul beberapa waktu lalu di salah satu pusat perbelanjaan Yogyakarta.
"Kemudian akan ada festival tari montro dari Dinas Pariwisata itu juga UKM Bantul akan tampil, kemudian pameran yang sekarang diadakan Pemerintah Daerah (Pemda) DIY dari Bantul kirim peserta tetapi tidak kemudian membelikan stan, yang memfasilitasi DIY," katanya.
Dia mengatakan, melalui pameran kerajinan maupun produk kreatif Bantul itu diharapkan dapat meningkatkan transaksi penjualan secara tidak langsung atau di kemudian hari, karena biasanya masyarakat membeli ketika nanti sudah memerlukan produk.
"Pameran itu salah satu cara saja dalam rangka bagaimana memasarkan dan promosi, jadi tidak tentu kemudian signifikan omzet yang diperoleh oleh pelaku UMKM selama mengikuti pameran," katanya.
Dia mengemukakan, terbukti selama kegiatan pameran produk kreatif Bantul, tidak sedikit masyarakat yang berkunjung hanya membeli sampel dan kemudian nantinya menjadi salah satu produk yang akan dibeli dengan langsung ke rumah industrinya.
"Sehingga dengan pameran itu memang kemudian kita mengenalkan kepada masyarakat terhadap produk produk Bantul, dan diharapkan ketika mengenal suatu saat nanti orang butuh kemudian ingat produk Bantul, dan belanja ketika membutuhkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nglanggeran didorong menjadi model desa wisata nasional setelah meraih Best Tourism Village Award 2021 dari UN Tourism.
Marc Marquez geser Jorge Martin di puncak klasemen MotoGP 2026 usai GP San Marino. Keduanya sama-sama 274 poin, Marquez unggul jumlah kemenangan
Motorola mengisyaratkan Razr baru dengan desain lipat buku. Berbeda dari clamshell, perangkat ini masih dirahasiakan spesifikasi dan jadwalnya.
Kelok 23 Gunungkidul-Bantul mulai uji coba 14-20 September. Simak jam operasional dan kendaraan yang boleh melintas.
Scam wisatawan makin canggih. Kenali pembajakan reservasi hotel dan pesan penerbangan palsu agar tidak kehilangan uang saat liburan.
Agenda Jogja Senin 14 September 2026 diramaikan FKY Sleman Day, Festival Literasi, hingga cek kesehatan gratis.