Kemenhut Tanam 900 Bibit Mangrove untuk Pulihkan Pesisir Raja Ampat
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, Eko Suwanto
JOGJA—Eko Suwanto, ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan menyatakan isi pidato Presiden Joko Widodo yang memberikan penekanan pentingnya membangun dan bangkitkan persatuan bangsa. Butuh perjuangan guna dijalankan bersama dan konsisten oleh seluruh elemen bangsa Indonesia.
Harapan seluruh bangsa Indonesia, dengan modal persatuan sebagai bangsa besar, Indonesia harus dilakukan lewat perjuangan bersama, terus berjuang melangkah melakukan transformasi bangsa menuju Indonesia maju, menuju Indonesia emas 2045.
"Bangsa Indonesia perlu selalu menjaga moralitas dan etika bernegara sesuai konstitusi. Apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo, dalam pidato kenegaraan Presiden RI di hadapan sidang MPR, cukup penting, salah satunya mengingatkan bangsa Indonesia untuk terus bersatu dalam membangun bangsa dan bernegara, menuju masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan, usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Rabu, (16/8/2023).
Salah satu poin pesan utama Presiden Joko Widodo dalam pidato dengan mengenakan busana asal Tanimbar, Maluku adalah penenakan persatuan bangsa penting, dibangkitkan, dijalankan bersama oleh seluruh komponen bangsa.
Eko Suwanto, menegaskan PDI Perjuangan dengan semangat yang sama, telah menjalankan politik kebangsaan dan mengajak seluruh elemen bangsa bersatu di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.
"PDI Perjuangan dengan politik kebangsaan, tentu terus konsisten mengajak semua pihak dalam satu barisan, bersatu padu berjuang mewujudkan cita-cita Proklamasi RI, 17 Agustus 1945 seperti semangat Bung Karno, berdasarkan ideologi Pancasila," kata Eko Suwanto, Ketua Ketua DPC PDI Perjuangan Jogja
Senada dengan harapan dan pesan Joko Widodo, sebagai partai politik, PDI Perjuangan tentu bekerja sesuai bingkai konstitusi guna menjalankan peran dalam proses Demokrasi di Indonesia.
"Mari terus jaga dan rawat kepercayaan rakyat, PDI Perjuangan jelas berkomitmen kuat berjuang bersama jaga dan wujudkan persatuan bangsa Indonesia. Saatnya hentikan perilaku saling mencaci, memaki dan memfitnah, apalagi sebarkan hoax ataupun ujaran kebencian dan isu SARA," kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan.
Secara khusus, di bagian awal pidato kenegaraan dihadapan MPR, DPR dan DPD serta tokoh bangsa yang lain, Joko Widodo sampaikan rasa sedihnya, berkaitan dengan kebebasan yang hadir. Apalagi dalam situasi kebebasan dalam demokrasi dan hadirnya polusi budaya di media sosial yang justru diisi dengan cacian dan makian.
"Saya lihat masyarakat kecewa dengan polusi budaya tersebut. Cacian dan makian justru membangun dan bangkitkan nurani bangsa untuk bersatu, jaga moralitas ruang publik, bersatu jaga mentalitas masyarakat sehingga kita bisa terus melangkah melakukan transformasi bangsa menuju Indonesia maju, menuju Indonesia emas 2045," kata Joko Widodo, Presiden RI. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.