Kawasan Wisata Borobudur Segera Ditata Ulang, Kabel Bakal Ditanam Seperti Tugu Jogja

Nina Atmasari
Nina Atmasari Sabtu, 22 Juli 2023 18:27 WIB
Kawasan Wisata Borobudur Segera Ditata Ulang, Kabel Bakal Ditanam Seperti Tugu Jogja

Candi Borobudur - Freepik

Harianjogja.com, MAGELANG—Pemerintah akan menata kawasan wisata Candi Borobudur untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata. Nantinya kabel-kabel akan ditanam supaya lebih rapi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan penataan infrastruktur di kawasan wisata dilakukan di semua tempat, salah satunya di Borobudur.

"Seperti Borobudur itu semua kabel-kabel yang ada akan ditanam, sehingga lebih rapi dan semua arsitektur-arsitektur di tourist destination harus dengan kearifan lokal," kata Luhut, usai Rapat Koordinasi Nasional Pengembangan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas, di Plataran Hotel Borobudur, Magelang, Jumat (21/7/2023).

Untuk bangunan yang belum tertata, nantinya harus diminta menyesuaikan diri secara bertahap. Semua upaya ini dilakukan karena Borobudur merupakan salah satu destinasi wisata yang menarik.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan di Candi Borobudur sekarang itu ada satu yang kurang di atasnya, yakni semacam penangkal petir. Seharusnya di situ ada namanya catra tiga susun di puncak candi.

"Sekarang barang itu disimpan di museum budaya di Magelang. Kalau catra ini kita pasang, maka Borobudur ini akan menjadi semakin agung dan lengkap untuk menjadi semacam wisata religi bagi umat Buddha," katanya.

BACA JUGA: Seruduk Truk, Perempuan Muda Meninggal di Underpass Kentungan

Ia mengatakan potensi umat Budha yang akan datang ke candi borobudur itu akan sangat besar sekitar 507 juta atau setengah miliar lebih umat Buddha di Asia. Mereka berpotensi untuk berziarah ke Candi Borobudur. Dari potensi tersebut, 60 juta umat Buddha berada di Asia Tenggara.

"Kalau Borobudur ditata dan dikemas dengan baik, catra dipasang untuk melengkapi keagungan Borobudur akan menjadi sebuah potensi wisata religi luar biasa," katanya.

Adapun Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan semua progres berjalan dan kunjungan wisatawan mancanegara di atas target.

Menurutnya, wisatawan Nusantara terus memberikan dampak yang positif terhadap penciptaan lapangan kerja. Khusus untuk Borobudur, bisa dilihat dari jumlah populasi masyarakat umat Buddha di Asia ini saja bisa memproyeksikan ditarik sekitar 2 juta kunjungan wisatawan spiritual. Dengan target total pendapatan pariwisata sekitar 2 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

"Jadi, ini akan menjadi sebuah terobosan untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat Magelang, tapi juga untuk DIY dan Jawa Tengah secara keseluruhan," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online