KPK Bongkar Dugaan Fadia Arafiq Intervensi Pilkada Pekalongan
KPK menduga Fadia Arafiq intervensi Pilkada Pekalongan 2024. Simak fakta OTT, aliran dana Rp19 miliar, dan kasusnya.
Kaesang Pangarep - Instagram
Harianjogja.com, SOLO—Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melontarkan pujian terhadap putra kedua Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Kaesang disebut kreatif dan eksperimental.
Wakil Ketua Dewan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie Louisa usai bertemu dengan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka di Solo, Jumat (21/7/2023), mengatakan Kesang juga merupakan anak muda yang berani mencoba hal baru dan berani membuat terobosan.
Oleh karena itu, menurut dia, bukan tidak mungkin adik Gibran Rakabuming Raka tersebut juga akan menjadi seorang kepala daerah.
"Kalau mau turun ke Kota Depok pasti bisa bawa perubahan. Kelihatan kok, cuma dilempar wacana saja sambutannya sudah bagus banget," katanya.
Melihat antusiasme sambutan publik, dikatakannya, artinya ada kejenuhan masyarakat terhadap masa kepemimpinan sebelumnya.
"Berarti ada kejenuhan publik terhadap 20 tahun masa kepemimpinan sebelumnya. Orang ingin perubahan, pengin perbaikan, 20 tahun dipegang oleh orang yang sama, enggak ada capaian signifikan itu kan berarti sebuah tanda bahaya ya," katanya.
BACA JUGA: Korban Malioboro City Datangi Polda DIY, Satgas Mafia Tanah: Kami Akan Membantu
Disinggung mengenai rencana PSI untuk mengusung Kaesang pada Pemilu 2024, ia meminta agar publik menunggunya.
"Tunggu saja, nanti dikabarin. Pokoknya kita santai-santai dulu. Kayak orang pacaran, harus sama-sama tertarik, kalau enggak bisa ya enggak jadi. Tunggu aja jadian enggak," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman meminta semua pihak agar tidak meremehkan kemampuan anak muda.
"Jangan pernah remehkan bocil [bocah cilik], kasus Solo ini memperlihatkan bahwa anak muda yang diremehkan mampu bawa perbaikan yang signifikan. Mampu bawa perubahan baru," katanya.
Ia mengatakan Solo merupakan cermin kepemimpinan Indonesia di masa yang akan datang. "Anak muda harus memimpin," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menduga Fadia Arafiq intervensi Pilkada Pekalongan 2024. Simak fakta OTT, aliran dana Rp19 miliar, dan kasusnya.
Uji materi syarat ahli waris dalam pengusulan Pahlawan Nasional HB II diajukan ke MK karena dinilai hambat proses sejarah.
Universitas Oxford kembangkan vaksin Ebola Bundibugyo gunakan teknologi ChAdOx1. Simak proses riset, strategi produksi, dan metode vaksinasi yang akan diterapka
Kaspersky ungkap phishing baru menggunakan QR Code ASCII yang meningkat 5 kali lipat pada 2025 dan mampu menembus sistem keamanan email modern.
GMS Bantul fokus lengkapi izin rumah ibadah usai polemik pembubaran ibadah di Sewon. Pemkab tegaskan larangan intimidasi dan dorong penyelesaian sesuai aturan.
MotoGP berencana terapkan aturan satu motor mulai 2027 demi efisiensi biaya. Simak dampaknya terhadap strategi balap dan nasib prosedur flag-to-flag.