JFF 2026 Dibuka di Jogja, Ribuan Anak Muda Padati JEC
Jogja Financial Festival 2026 resmi dibuka di JEC, dihadiri ribuan peserta dan dorong literasi keuangan inklusif berbasis generasi muda.
Pelantikan Pengurus Komunitas Alumni Notariat Universitas Gadjah Mada (Kanogama) 2023-2026, Sabtu (15/7/2023). Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Komunitas Alumni Notariat Universitas Gadjah Mada (Kanogama) Universitas Gadjah Mada terus melebarkan dan memperkokoh kiprahnya di masyarakat. Salah satu upayanya dengan memperkokoh organisasi.
Ketua Kanogama periode 2023-2026, Mochamad Ikhwanul Muslimin mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan penguatan struktur organisasi baik di tingkat pusat hingga wilayah. Dia mengatakan, para alumni pendidikan notaris UGM tidak semuanya memilih profesi sebagai notaris.
BACA JUGA: Jokowi: Kita Dalam Posisi Bekerja Agar Tidak Masuk Kategori Tidak Baik
Meski memilih profesi lainnya seperti pengusaha, anggota dewan, ASN dan semacamnya, lanjut Ikhwan, namun mereka tetap menjadi anggota Kanogama. "Alumni notaris UGM yang berpofesi sebagai notaris pun, juga tidak merata. Ada kantong-kantong wilayah yang keanggotaannya tidak banyak sehingga perlu dilakukan penguatan organisasi," katanya di sela pelantikan Pengurus Kanogama 2023-2026, Sabtu (15/7/2023).
Hingga kini, lanjut Ikhwan, sudah terbentuk 11 Koordinator Wilayah (Korwil) Kanogama. Seperti di DIY, Jateng, DKI, Sulawesi Kalimantan dan Jawa Timur. Pada periode kepengurusan saat ini, seluruh Korwil akan dinaikkan statusnya menjadi Pengurus Wilayah (Pengwil) yang akan membawahi beberapa Korwil. "Hal itu menyesuaikan dengan AD/ART Kagama. Target kami bentuk 12 Pengwil pada periode ini," katanya.
Ketua Kanogama periode sebelumnya, Tri Agus yang turut membangun pondasi Kanogama menambahkan kepengurusan selanjutnya diharapkan terus memperkuat sendi-sendi organisasi dengan membentuk korwil-korwil di daerah. "Tentu ini penting untuk menperkuat jejaring yang sudah ada," ujarnya.
Untuk penguatan kapasitas anggota Kanogama, pihaknya juga menggelar Seminar Nasional bertajuk Tinjauan Yuridis Perseroan Terbatas dan RUPS yang Tidak Sesuai dengan UU No 40/2007 tentang Perseroan Terbatas. Semnas tersebut digelar bekerjasama dengan Ikatan Notaris Indonesia (INI) Pengwil DIY.
"Semnas membahas hal-hal baru dan menarik dan mengedukasi mendukung kiprah anggota Kanogama dalam penegakan hukum. Terutama bagi alumni notaris UGM yang berprofesi sebagai notaris," ujarnya.
BACA JUGA: Keren! Warna-Warni Layang-Layang Hiasi Langit Parangkusumo
Ketua INI Pengwil DIY Agung Herning Indradi Prajanto menyatakan Semnas menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya. Selain Guru Besar Hukum Perdata FH UGM Prof. Ari Hernawan dan Ketua Bidang Organisasi PP INI Notaris PPAT Jakarta Selatan, narasumber yang dihadirkan adalah Wakil Ketua Kanogama Taufik.
"Notaris terus dituntut untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuannya sesuai dengan tuntutan saat ini," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja Financial Festival 2026 resmi dibuka di JEC, dihadiri ribuan peserta dan dorong literasi keuangan inklusif berbasis generasi muda.
Kenali jenis lampu emergency untuk rumah, kantor, hingga area industri, mulai rechargeable, smart LED, hingga tenaga surya.
Harga cabai rawit merah tembus Rp73.500 per kg. PIHPS juga mencatat harga telur ayam, beras, bawang, dan minyak goreng masih tinggi.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.