FISIP UPNVY Gelar Maba Project 2026, Dorong Kepedulian Mahasiswa Baru pada Masyarakat
ebanyak 1.005 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) mengikuti kegiatan Maba
Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz memberi selamat kepada pengurus Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) DPC Kota Magelang seusai dilantik di Pendopo Pengabdian, Rabu (12/7/2023). – Harian Jogja/Nina Atmasari
MAGELANG—Kota Magelang telah meraih predikat Kota Toleran di Indonesia, dengan peringkat 6 pada 2022 dan peringkat 10 pada 2023. Penghargaan ini merupakan wujud Kota Magelang sebagai rumah besar bersama bagi semua suku, ras dan agama.
Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz, mengapresiasi perilaku toleransi yang sudah alami di masyarakat di Kota Magelang. Ia meyakini toleransi akan membuat negara semakin baik sebab di Indonesia terdapat beragam umat beragama dan suku. Semua memiliki hak yang sama.
“Kota Magelang menjadi rumah besar bersama. Saya membaca sejarah, toleransi akan membuat negara semakin baik. Mengurusi Indonesia tidak hanya mengurusi satu umat beragama saja
jadi saya setuju seperti model Gus Dur. Semua berhak, boleh, dari semua suku termasuk yang terakhir suku Tionghoa, diakomodasi luar biasa,” kata Wali Kota, dalam sambutannya saat melantik Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) DPC Kota Magelang di Pendopo Pengabdian, Rabu (12/7/2023).
Wali Kota mencontohkan saat ini di Kota Magelang telah diselenggarakan Festival Mooncake sebagai bentuk mengakomodasi budaya masyarakat Tionghoa. Contoh lain adalah memperbolehkan Sekolah Kristen untuk menggelar reuni akbar di Alun-Alun yang menjadi pusat kegiatan masyarakat Kota Magelang. Pelantikan MUKI yang digelar di pendopo rumah dinas tersebut juga sebagai wujud toleransi. Menurutnya pendopo bisa digunakan oleh semua agama yang diakui pemerintah, termasuk komponen-komponen masyarakat. Hal ini sesuai dengan peran dan fungsi pemerintah untuk masyarakat.
“Jadi biar Magelang betul-betul rumah bersama dan alami apa adanya. Toleransi bukan hanya nilai tetapi betul-betul terasa. Karena kita semua ingin membuat warga Kota Magelang semakin baik,” katanya.
BACA JUGA: SPBU Terbesar di Dunia, Bisa Layani 120 Mobil Sekaligus
Wali Kota juga menekankan toleransi perlu contoh dan teladan dari pemimpin agama dan masyarakat. Pemimpin harus memberi contoh toleransi dan kesederhanaan sehingga suasana di masyarakat menjadi tenteram.
Secara terpisah, Ketua Satgas Kota Toleran Kota Magelang, Catur Adi Subagio, mengatakan perilaku toleransi masyarakat di Kota Magelang sudah menjadi budaya. Ia mencontohkan dari rangkaian kegiatan Waisak 2567 BE pada Juni lalu, saat Biksu Thudong melintas di Kota Magelang, banyak elemen masyarakat turun ke jalan membantu kelancaran kegiatan ibadah tersebut.
Namun, penurunan peringkat Kota Toleran dari peringkat 6 menjadi 10 tahun lalu menjadi cambuk perbaikan di tahun ini. “Kami terus berupaya menguatkan toleransi di masyarakat, salah satunya menguatkan tagar Magelang Kota Toleran, memastikan program-program toleransi berjalan, dan produk hukum terwujud,” katanya, didampingi Sekretaris Satgas, R Satriya Sambodo.
Program terobosan yang dilakukan satgas adalah menguatkan peluncuran Rumah Belajar Bersama Moderasi Beragama (Rela Bersiaga) di kompleks Taman Kyai Langgeng dan menguatkan fasilitasi operasional Kampung Religi hingga mengadakan lomba Kampung Religi. Saat ini sudah ada 108 Kampung Religi di Kota Magelang yang merupakan salah satu dari sembilan program Wali Kota Magelang.
Satriya Sambodo menambahkan penilaian Kota Toleran meliputi empat variabel dan delapan indikator. Di Kota Magelang, indikator Dinamika Masyarakat Sipil Terkait Peristiwa Intoleransi yang diberikan Setara Institute mengalami peningkatan. “Ini menandakan bahwa masyarakat Kota Magelang tetap toleran meski terjadi peristiwa intoleran,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
ebanyak 1.005 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) mengikuti kegiatan Maba
Jadwal SIM Keliling Polresta Yogyakarta 11 September 2026 di Alkid, MPP, & Satpas, lengkap dengan rincian biaya perpanjangan dan SIM baru.
Jadwal SIM Keliling Polres Gunungkidul 11 September 2026 di Terminal Dhaksinarga & Satpas, lengkap dengan rincian biaya perpanjangan dan SIM baru.
Jadwal SIM Keliling Polres Bantul 11 September 2026 di Satpas Polres Bantul lengkap dengan rincian biaya pembuatan SIM baru dan perpanjangan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal KA Bandara YIA September 2026 rute Tugu Jogja–YIA PP lengkap dengan tarif tiket reguler, Xpress, dan panduan cara pembelian online