Jadwal Pemadaman Listrik 26 Mei 2026, Ini Wilayah Terdampak di Jogja
PLN lakukan pemeliharaan jaringan 26 Mei 2026. Cek wilayah Jogja terdampak dan jadwal listrik padam 10.00–13.00 WIB.
Kegiatan JNE Ngajak Online 2023 Goll..Aborasi di Silol Kopi & Eatery Jogja, Kamis (6/7/2023) ist
Harianjogja.com, JOGJA—Keberadaan orang-orang kreatif di Jogja dinilai sangat menguntungkan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan potensinya. Terutama dalam strategi penjualan di era digital.
Kepala Cabang JNE Yogyakarta, Adi Subagyo mengatakan pelaku UMKM di Jogja memiliki potensi besar untuk berkembang apabila dapat memaksimalkan penjualan secara online. Apalagi, katanya, Jogja memiliki banyak orang kreatif yang bisa mendukung perkembangan pelaku UMKM.
BACA JUGA: Gawat! Pelaku UMKM Malah Lebih Pede Jual Produk Impor Ketimbang Lokal
"Sesuai dengan komitmen JNE, kami sangat mendukung UKM yang ada di Indonesia. Oleh sebab itu kami terus berkomitmen untuk melaksanakan program JNE Ngajak Online 2023 Goll..Aborasi ini untuk memberikan inspirasi mau pun pengetahuan kepada para pengusaha di Jogja dan sekitarnya," katanya di Silol Kopi & Eatery Jogja, dikutip Jumat (7/7/2023).
Acara ini turut menghadirkan Ewindha Sari selaku Owner Gotosovie, Selma Dena selaku Influencer & Owner Kaktus Coffee, dan Kurnia Nugraha selaku Head of Media Communication Department JNE untuk berbincang mengenai strategi penjualan UKM di era digital saat ini.
Program “Ngajak Online” ini, kata Adi, telah diselenggarakan sejak tahun 2017 dan bertujuan memberikan edukasi mengenai strategi penjualan dan kiat bisnis di era digital untuk meningkatkan potensi para pelaku UMKM. Pihaknya mengangkat tema creativolution untuk mendorong pelaku UMKM bisa berkreatif menjadi lebih baik, dan berevolusi menjadi manfaat bagi orang lain.
"Rupanya, di Jogja sendiri terdapat 64 persen pebisnis wanita. Cara ini merupakan kesempatan bagi teman-teman yang ingin belajar memulai bisnis. Harapannya bisnis Anda semakin berkembang, dan JNE akan senantiasa mendukung," ungkap Adi.
Ewindha Sari menjelaskan bahwa Gotosovie terbentuk sejak 2009 dan dalam perjalanannya tidak mulus. Dengan berpartner bersama suami, Ewindha terus mengembangkan usahanya melalui cara-cara digital dengan cara brainstorming. "Gotosovie berdiri dari sistem marketing di Facebook dengan cara tag, multiply, yang saat ini bahkan fiturnya udah enggak ada. Dari cara-cara itu, terlihat perkembangan marketing dari 2009 sampai 2023 itu sangat berbeda dan cepat," katanya.
Dia mendorong pelaku UMKM harus kreatif untuk mencapai hal tersebut. "Melalui kreativitas, kita harus memberikan benang merah yang membuat brand kita beda dari yang lain. Untuk membedakan itu bisa melalui desain, pesan, atau nilai-nilai,” tambah Windha.
Pemilik Kaktus Coffee Selma Dena juga turut serta dalam membagikan strateginya di era digital ini. Selma yang juga berprofesi sebagai influencer menyatakan bahwa untuk terus mengikuti tren terkini menjadi tantangan tersendiri, terutama untuk bisnis.
BACA JUGA: Asyik! Diskop UKM DIY Bakal Tetap Lanjutkan Program Pengembangan UKM Tahun Depan
"Berbicara soal konten, kita harus tahu tujuan bikin konten itu untuk apa. Gimana caranya kita membuat konten yang terlihat natural dengan mencari referensi tren konten yang lagi berkembang, belajar tentang format konten, dan harus ada nilai tambah dari orang yang menonton video yang kita buat," katanya.
Head of Media Communication JNE Kurnia Nugraha melihat industri kreatif di Jogja tidak kekurangan orang-orang kreatif. Jogja, katanya, bisa dibilang salah satu pusat industri kreatif. "Untuk membuat konten sendiri kan memang butuh kreatifitas. Melalui JNE Ngajak Online ini, kami berharap teman-teman UKM Jogja yang hadir saat ini akan dapat insight dari acara ini dan semoga teman-teman UKM bisa langsung praktek untuk produknya," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PLN lakukan pemeliharaan jaringan 26 Mei 2026. Cek wilayah Jogja terdampak dan jadwal listrik padam 10.00–13.00 WIB.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.