Monkey Malaria Mengintai, IDAI Ungkap Gejala Beratnya
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Foto ilustrasi pohon tumbang di tengah jalan. /ANTARA FOTO-Budi Candra Setya
Harianjogja.com, SRAGEN—Pohon jenis kiara payung di Jalan Raya Sukowati No. 263 Sragen tumbang dan mengenai dua orang pengendara motor, Selasa (27/6/2023) sore.
BACA JUGA: Lokasi Pohon Tumbang di Sleman
Pengendara motor pertama mengalami luka-luka pada tangan dan kaki. Sementara pengendara motor kedua, seorang ibu-ibu dengan dua orang anaknya. Ibu-ibu itu mengalami luka lecet sedangkan dua bocah tidak mengalami luka-luka.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, R. Triyono Putro saat dihubungi Solopos.com-jaringan Harianjogja.com, Rabu (28/6/2023), mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada pukul 16.05 WIB dan terkondisikan pada pukul 16.50 WIB.
Dia mengatakan pohon itu merupakan aset Bina Marga Provinsi Jawa Tengah karena berada di jalan milik provinsi.
“Pohon tumbang itu mengakibatkan pengendara motor Honda, Satrio Agung Nugroho, 15, mengalami luka lecet pada tangan dan kaki. Pengendara motor lainnya, Eni Pujiati, 39, warga Kedungupit, Sragen, juga mengalami luka lecet padan tangan. Sedangkan dua bocah yang juga anak Ibu Eni, yakni Radinka Dafian Alwiyono, 9, dan Alena, yang masih berusia tiga tahun, warga Kedungupit tidak mengalami luka-luka,” kata Triyono.
Dia menerangkan peristiwa itu berawal saat angin berhembus cukup kencang di wilayah Sragen. Saat itulah, tiba-tiba ada pohon kiara payung berdiameter 40 cm tumbang.
Pada saat bersamaan ada dua pengendara motor lewat sehingga pohon tumbang itu mengenai kedua pengendara motor itu.
“Diduga akar pohon sudah lapuk dan tidak kuat menopang beban pohon yang berdaun lebat sehingga tumbang,” jelas Triyono.
Triyono menjelaskan bantuan medis berupa pertolongan pertama dilakukan tim PSC 119 Sukowati Sragen. Pohon tumbang itu mengakibatkan dua motor rusak. Kerugian material sekitar Rp1 juta.
“Kami bergerak cepat untuk evakuasi pohon tumbang tersebut supaya tidak menganggu pengguna jalan lainnya. Kami mengimbau kepada instansi terkait supaya pohon yang rawan roboh ditebang. Kepada warga juga berhati-hati dalam mengendarai motor,” katanya.
Triyono mengatakan dalam evakuasi pohon tumbang itu melibatkan 30 personel dari BPBD Sragen, PMI Sragen, PSC 119 Sukowati Sragen, DLH Kabupaten Sragen, TNI/Polri, dan warga setempat.
Ketua PSC 119 Sukowati Sragen, Udayanti Proborini, melalui Sekretaris PSC 119 Sukowati Sragen, Nengah Adnyata Oka Manuaba, menjelaskan call center PSC 119 Sukowati menerima informasi kecelakaan pohon tumbang dari BPBD Sragen.
Oka, mengatakan PSC langsung menuju lokasi kejadian dan menghubungi PMI Sragen.
“Sesampai di lokasi langsung dilakukan pertolongan pertama oleh petugas PMI dan petugas lainnya. Setelah mendapat pertolongan pertama, para korban menunggu jemputan keluargam” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.