Sudah Jadi Sejak Januari, KNMP Bantul Belum Beroperasi
Fasilitas kampung nelayan Rp22 miliar di Poncosari Bantul belum beroperasi karena serah terima aset belum selesai.
Ilustrasi jalan yang retak akibat diguncang gempa bumi./Dok. Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Plh Kepala Pelaksana BPBD DIY Danang Samsurizal menyebut dari 12 ancaman potensi bencana yang ada di DIY, gempa bumi jadi salah satu yang kelasnya diklasifikasikan tinggi dengan dampak sangat parah dan pasti terjadi.
Mengacu pada Dokumen Rencana Kontingensi Gempa Bumi Tingkat Provinsi DIY pada Penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana telah memuat dampak yang ditimbulkan jika skenario gempa bumi terjadi di DIY.
Pada dokumen itu skenario detail kejadian gempa bumi terjadi pada pusat gempa berada pada koordinat 7.88 LS; 110.41 BT di kedalaman 10 km dengan skala intensitas VI-VIII MMI.
Goncangan gempa terjadi selama ± 60 detik. Goncangan gempa terjadi di sepanjang jalur sesar Opak arah barat-timur. Gempa susulan terjadi di sekitar epicentrum gempa dan di sepanjang jalur sesar.
Secara keseluruhan diasumsikan gempa bumi yang diskenariokan memberikan dampak yang besar pada pengungsian dan penduduk yang mengalami luka-luka.
BACA JUGA: Gempa Magnitudo 6,0 di Jogja, Warga Berhamburan Keluar Rumah
Diasumsikan jumlah penduduk yang terpapar berjumlah 2.492.139 jiwa, dari jumlah penduduk yang terpapar sekitar 40% atau sejumlah 996.856 jiwa harus mengungsi dan yang mengalami luka-luka berjumlah 498.428 jiwa atau 20% dari penduduk yang mengungsi.
Sementara pada aspek fisik kerusakan terkonsentrasi di beberapa wilayah utamanya Kabupaten Bantul yang paling terkena dampak dengan kerusakan perumahan dan infrastruktur masing-masing lebih dari 70% dari jumlah total.
Diskenariokan pula dalam rencana kontigensi gempa bumi ini, di wilayah DIY rumah yang rusak berat/roboh berjumlah 20.836 unit, rusak ringan 256.661 unit, jembatan 5 buah dan 4 gardu induk mengalami kerusakan.
Pasokan air pipa di daerah perkotaan terganggu selama beberapa hari terutama karena matinya aliran listrik, karena 90% air bersumber dari sumur dalam yang di pompa.
Jaringan distribusi air rusak akibat semakin banyaknya kebocoran fisik di wilayah Kota Jogja, terutama di wilayah kemantren yang paling terkena dampak, yakni Umbulharjo, Mergangsan, Kota Gede dan Mantrijeron, diperkirakan lebih dari 200 titik kebocoran.
"Kami sudah siapkan dan sudah ada kajian makro dan mikro. Ada kampung tangguh bencana, kalurahan tangguh bencana dan elemen lain yang sudah kita bentuk untuk kesiapsiagaan masyarakat," kata Danang, Rabu (21/6/2023).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fasilitas kampung nelayan Rp22 miliar di Poncosari Bantul belum beroperasi karena serah terima aset belum selesai.
Polri menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU terkait kasus PLN, PT Asabri, serta Krakatau Steel.
KPK menyatakan dapat mengambil alih kasus dugaan korupsi batu bara jika penanganannya mandek sesuai ketentuan dalam UU KPK.
KPK menetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan dua pejabat sebagai tersangka dugaan pemerasan. Nilai setoran upah pungut mencapai Rp2,93 miliar.
Kasus kusta masih ditemukan di Indonesia. Kenali 5 gejala, cara penularan, pengobatan MDT, serta upaya pencegahan sejak dini.
Profil Febrie Adriansyah, mulai biodata, riwayat jabatan di Kejaksaan Agung hingga harta kekayaan Rp18,26 miliar berdasarkan LHKPN.