Jogja Halal Festival 2026 Resmi Diluncurkan, Bidik Pasar Global
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Seremoni penyalaan serentak pelanggan sektor agrikultur PLN Jawa Tengah & DIY, periode Mei 2023. Ist
KLATEN— PLN terus berkomitmen mendukung industri peternakan modern berbasis listrik. Langkah ini mendapatkan apresiasi dari Wakil Bupati Klaten, H. Yoga Hardaya.
“Program ini sangat kami tunggu-tunggu, Pemerintah Kabupaten Klaten memberikan apresiasi yang luar biasa untuk PLN. Program ini bisa meningkatkan efisiensi sehingga sangat menguntungkan dan meringankan para pengusaha peternak ayam,” ucap Yoga dalam seremoni penyalaan serentak pelanggan sektor agrikultur PLN Jawa Tengah & DIY, periode Mei 2023.
Dalam seremoni yang dilakukan di SWD Farm Desa Soka, Kecamatan Karangdowo ini Wakil Bupati Klaten tersebut juga mengharapkan PLN dapat melakukan sosialisasi di seluruh wilayahnya. Menurutnya, peternakan modern dengan segala kelebihannya, membutuhkan dukungan suplai listrik yang andal dan efisien.
Arif, penanggungjwab dari SWD Farm menyatakan, penggunaan listrik dari PLN dapat menghemat biaya produksi hingga 32%, jika dibandingkan dengan menggunakan diesel. SWD Farm yang merupakan peternakan ayam pertama di Jawa Tengah yang menggunakan sistem closed house full automatic sangat bergantung pada listrik untuk operasionalnya. Kandang ayam ini menerapkan mesin auto feeding, temperature cooler, mesin pijah telur dan dibangun dengan rangka ramah lingkungan.
"Terimakasih PLN sudah mendukung penerapan modernisasi peternakan sehingga meningkatkan produktifitas dengan perkiraan produksi telur antara 1.2 sampai 5 ton setiap harinya. Waktu tunggu pemasangan listrik juga relatif singkat sehingg kami dapat segera berproduksi." ujar Arif.
Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan, Ari Prasetyo Nugroho yang hadir mewakili General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, menyampaikan seremoni penyalaan ini mencakup 287 pelanggan dengan total daya 2.222.400 VA, tersebar se-Provinsi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Acara tersebut menjadi bukti bahwa PLN serius dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, melalui program Electrifying Agriculture dan selalu siap memberikan dukungan dan pelayanan yang terbaik dalam penyediaan energi listrik pada sektor agrikultur.
“Penggunaan genset di kalangan petani, peternak dan petambak selama ini memerlukan biaya operasional dengan jumlah yang tidak sedikit. Peralihan dari genset ke energi listrik diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mudah dan ramah lingkungan,” jelas Ari.
Sejalan dengan hal tersebut, PLN terus berupaya meningkatkan pelayanan dan berkomitmen untuk mendukung modernisasi pertanian, peternakan maupun tambak. Sehingga, seluruh pelaku usaha dalam bidang ini dapat merasakan manfaat dari program Electrifying Agriculture. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
KPK memperketat sistem keamanan data dan akses dokumen perkara usai dugaan kebocoran informasi oleh pegawai internal.
Program MBG dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih diintegrasikan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi desa.
PMI Sleman mengelola 800 kilogram limbah medis padat setiap bulan. Limbah cair diolah mandiri, sementara DLH rutin melakukan monitoring.
Bareskrim Polri memburu jaringan narkotika internasional yang melibatkan oknum pilot maskapai Malaysia dalam penyelundupan 25 kilogram ekstasi.
Pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dipastikan bukan karena ancaman kerusuhan. APPBI dan Hasan Nasbi meminta publik mengutamakan fakta.