Kemensos Jaring 600 Anak Jalanan Masuk Sekolah Rakyat
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Gerbang Tol Trans Jawa di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah. - Bisnis.com
Solopos.com, BOYOLALI—Exit Tol Trans Jawa yang berada di Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah alias Gerbang Tol Colomadu bakal digeser ke Boyolali setelah pembangunan Tol Jogja-Solo selesai.
General Manager dan Utilitas PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) selaku badan usaha pengelola jalan Tol Solo-Jogja-YIA (Kulonprogo), Muhammad Amin beberapa waktu lalu menjelaskan pergeseran Gerbang Tol Colomadu ini.
”Jadi nanti pintu dialihkan, digeser. Lokasinya, dari posisi existing saat ini, nanti pengguna lurus terus melewati jembatan dulu [yang saat ini masih dibangun],” kata Amin.
Ia menjelaskan di sekitar jembatan tersebut nanti ada putaran ke arah Desa Kuwiran, Banyudono, Boyolali, untuk jalur keluar kendaraan yang ingin melanjutkan perjalanan ke Jogja via tol. ”Bisa ke Boyolali, Solo, atau Klaten lewat jalan nasional. Melingkar di sana, membayar melewati gerbang itu, nanti keluar di jalan nasional,” katanya.
Skenario penutupan dan pergeseran pintu tol Colomadu ke Kuwiran, Banyudono, Boyolali, dibuat untuk kelancaran arus lalu lintas. Jika tetap menggunakan pintu tol yang saat ini sudah ada di Colomadu, arus lalu lintas dikhawatirkan lama kelamaan tidak lancar.
BACA JUGA: Ini Dia 10 SMP di Jogja dengan Nilai ASPD Tertinggi Tahun Ini
”Lama-lama lalu lintas tambah macet. Kalau hanya lampu merah, tidak cukup. Makanya dibuat putaran supaya nanti ke Solo bisa langsung ke kiri [jalan nasional]. Di sana nanti ada simpang susun, lokasinya di Kuwiran,” ungkapnya.
Bupati Menyambut Gembira
Bupati Boyolali M Said Hidayat menyambut gembira rencana ini dan memberikan beberapa usulan.
“Boyolali ngikut saja [soal nama Gerbang Tol]. Bupati tidak pernah meminta apa pun, yang terpenting dari konteks pembangunan ini adalah pemanfaatannya benar-benar dapat memberikan akses kemudahan terhadap masyarakat secara keseluruhan, bukan hanya masyarakat Boyolali,” kata dia saat dijumpai wartawan di Perpustakaan Umum Daerah (Perpusda) Boyolali, Kamis (8/6/2023).
Namun demikian, Bupati Said mengusulkan nantinya ada tulisan seperti Selamat Datang di Boyolali dan tulisan-tulisan lain setelah gerbang tol Colomadi digeser ke Kuwiran, Boyolali.
“Artinya ketika gerbang ini Boyolali, ya tulisi wae selamat datang di Boyolali, kan gitu. [Bisa ditulis] Anda bisa berkunjung ke Alun-Alun Pancasila Cepogo Boyolali, Anda bisa datang ke Cengklik, Anda bisa datang ke Kedung Ombo, kan gitu,” kata dia.
Perpindahan gerbang tol tersebut, lanjut Said, akan berdampak pada peningkatan sisi perekonomian. Sehingga ia pun berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas pembangunan yang telah dijalankan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemensos menjaring ratusan anak jalanan di Jabodetabek untuk mengikuti program Sekolah Rakyat gratis milik pemerintah.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Real Madrid mengumumkan perpisahan Dani Carvajal dan kembalinya José Mourinho sebagai pelatih pada hari yang sama.