Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Benarkah Cucu Krakatau? Ini Kata Pakar
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Politikus Partai Golkar Gandung Pardiman siap mengawal proses hukum pengancam warga Muhammadiyah. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—DPR RI mengapresiasi Langkah kepolisian yang bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap seorang peneliti BRIN yang menebar ujaran kebencian dan mengancam warga warga Muhammadiyah dalam hal ini Andi Pangerang Hasanudin. Wakil rakyat siap mengawal kasus tersebut.
Hal itu disampaikan politikus asal DIY yang juga Anggota Komisi VII DPR RI Gandung Pardiman. Ia mengecam pernyataan peneliti BRIN yang mengunggah pernyataan di media sosial facebook bernada ancaman pembunuhan kepada warga Muhammadiyah hanya karena perbedaan penetapan hari raya Idul fitri 1 Syawal 1444 H.
“Saat ini yang bersangkutan sudah ditangkap tentu kami lega dan mengapresiasi kepolisian,” katanya, Selasa (2/5/2023).
Ia meminta Kepala BRIN memberikan sanksi berat bahkan jika perlu dipecat akibat pernyatan yang membuat gaduh bangsa Indonesia. Pihaknya siap mengawal proses hukum tersebut ke depan. “Sekarang kita tinggal mengawal proses hukum itu,” ujarnya.
Ia menilai semua pihak sebaiknya berhati-hati ketika memberikan komentar dan pernyataan di media sosial, agar peristiwa yang dialami oknum ASN BRIN tersebut tidak terjadi lagi. Apalagi seorang intelektual berpendidikan tinggi sekaligus peneliti sehingga sangat tahu konsekuensi dari pernyataan tersebut.
“Jangan membuat sampai membuat kegaduhan seperti yang dilakukan oleh APH. Bahkan dalam cuitannya APH menyatakan siap dilaporkan dengan ancaman pasal pembunuhan dan siap dipenjara., sekarang keinginannya telah dipenuhi, mari kita kawal," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Prakiraan cuaca DIY Senin, 28 September 2026: suhu maksimum 33°C, udara kabur di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo. Cek rinciannya.
Cek jadwal SIM Keliling Jogja Senin 28 September 2026, lokasi layanan, jam operasional, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal SIM Sleman Senin 28 September 2026, lokasi pelayanan, jam buka, jenis layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.