QRIS Tap Belum Bisa Digunakan untuk iPhone, Ini Penjelasannya
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Polres Sragen menangkap dua pelaku klitih di Sragen/Humas Polres Sragen
Harianjogja.com, SOLO—Polres Sragen berhasil menangkap dua pemuda diduga klitih di jalanan Karanganyar-Sragen pada Senin (17/4/2023).
Kapolres Sragen AKBP Piter Yanottama menyampaikan pihaknya berhasil menangkap dua pemuda asal Kedawung, Sragen tersebut kurang dari 3 jam, setelah video mereka viral di media sosial.
“Satreskrim Polres Sragen setelah mendapatkan video viral dengan cepat melakukan penyelidikan dan investigasi secara cermat dan mendalam, sehingga berhasil menangkap kedua pemuda tersebut hanya dalam tempo 3 jam saja sejak video tersebut Viral. Selain itu, petugas juga telah mengamankan barangbukti sebilah samurai serta senjata tajam, “ kata AKBP Piter dalam keterangan resmi yang dikutip dari situs Polri, Senin (17/04/2023).
Dua pelaku yang diamankan bernama Narim Yulianto, 27, dan Ario Wibowo, 25. Adapun barang bukti yang disita yakni senjata tajam jenis golok dan samurai.
Baca juga: 3.000 Kendaraan Bakal Gunakan Tol Jogja-Solo dalam 3 Hari
”Telah diamankan dua orang NY, dan RA keduanya sudah dewasa. Dengan barang bukti samurai, dan golok, 2 handphone milik tersangka, jaket, helm dan kendaraan yang digunakan. Sesuai apa yang terpampang di video,” tambah Piter.
Piter mengatakan bahwa motif kedua pelaku membawa senjata tajam di jalanan yang menyebabkan keresahan warga itu karena ingin gagah-gagahan.
Para pelaku mengaku tengah mencari seseorang yang melecehkan kelompoknya. Diketahui, kedua pemuda merupakan anggota salah satu perguruan silat di Sragen.
”Motifnya pertama mencari eksistensi gagah-gagahan membawa sajam dan divideokan dan diupload ke medsos. Kemudian yang bersangkutan di mana sebelumnya ada pihak yang melecehkan kelompok yang bersangkutan dari perguruan tertentu. Kemudian mencari keberadaan pihak pihak yang melecehkan,” jelasnya.
Pemicunya berawal dari satu kalimat di WhatsApp yang dianggap memprovokasi kelompok beladiri mereka. Dalam unggahan tersebut, terdapat foto dan gambar orang yang mengenakan kaos provokasi.
Emosi, RA kemudian mencari orang itu ke daerah Desa Jirapan, Masaran, Sragen. Ditemani oleh NY, keduanya pun beraksi bak koboi jalanan.
Karena menggunakan sajam pihaknya mengenakan UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.