Tiket Pesawat Ekonomi Domestik Bebas PPN saat Libur Sekolah 2026
Pemerintah bebaskan PPN tiket pesawat ekonomi domestik selama libur sekolah 2026 untuk dorong daya beli dan pertumbuhan ekonomi.
Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko saat memimpin Rapat Koordinasi Rencana Produksi Ventilator Dalam Negeri di Situation Room Bina Graha, Jakarta, Rabu (15/4/2020)./KSP
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan sebaiknya Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko tak perlu menepis isu bahwa dirinya ingin menggagalkan Anies Baswedan jadi calon presiden (capres), sebab motifnya sudah jelas
Sebagai informasi, Moeldoko bersama dengan Jhoni Allen Marbun telah mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan kasasi MA dengan Nomor Perkara No.487 K/TUN/2022 pada bulan lalu. Mereka merasa Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM atas pengesahan AD/ART Partai Demokrat yang dikeluarkan pada Mei 2020 bermasalah.
"[Moeldoko] Enggak usah menyangkal, karena motif ini siapa pun akan paham bahwa dengan upaya-upaya pembegalan Partai Demokrat oleh Moeldoko, ya ini salah satunya akan menggagalkan pencapresan Anies Baswedan," ujar Herman di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat (13/4/2023).
BACA JUGA : Kubu Moeldoko Balik Serang AHY, Sebut Demokrat Kini
Dia berpendapat, Moeldoko ingin merebut kembali Partai Demokrat dengan mengajukan PK atas putusan MA itu, layaknya pada awal 2021 ketika Moeldoko dinyatakan terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara. Padahal, has KLB itu tak diterima oleh Kemenkumham.
Bagaimanapun, lanjutnya, Anies bisa mendapatkan tiket maju sebagai capres 2024 karena dukungan Partai Demokrat, Partai NasDem, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Ketiga parpol itu mempunyai 28,4 persen kursi di DPR RI.
Artinya, sesuai aturan ambang batas pencalonan presiden 20 persen dalam UU Nom 7/2017 (UU Pemilu), mereka sudah bisa mencalonkan presiden dalam ajang pilpres.
Oleh sebab itu, jika Moeldoko berhasil merebut Demokrat maka dia akan mengeluarkan Demokrat dari koalisi pengusung Anies. Otomatis, Anies gagal maju sebagai capres sebab Demokrat punya 9,39 persen kursi di DPR sedangkan gabungan NasDem dan PKS hanya punya 18,96 persen kursi di DPR.
BACA JUGA : AHY Tuding Moeldoko Berupaya Bubarkan Koalisi
"Jadi mau menyangkal apa lagi? Gitu. Ini sudah jelas, karena kalau Demokrat-nya direbut oleh dia [Moeldoko], sudah pasti dia akan keluar dari koalisi. Sudah pasti," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Moeldoko sudah mneyakal dirinya ingin menggagalkan Anies jadi capres. Dia menganggap reaksi kubu Demokrat pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terhadap langkah hukum yang ditempuhnya terlalu berlebihan.
“Apa urusannya sama calon presiden yang lain, apa urusannya mau menggagalkan yang lain. Enggak ada urusannya. Urusannya adalah bahwa teman-teman di KLB itu menghendaki ada proses hukum lanjutan,” kata Moeldoko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah bebaskan PPN tiket pesawat ekonomi domestik selama libur sekolah 2026 untuk dorong daya beli dan pertumbuhan ekonomi.
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te
LPEM FEB UI mengungkap lima jurusan kuliah yang paling banyak menyumbang pengangguran lulusan S1 di Indonesia. Manajemen berada di posisi teratas, disusul Hukum
Hujan meteor Perseid masih dapat disaksikan dari Indonesia pada 13-14 Agustus 2026. Simak waktu terbaik, cara mengamati, dan lokasi ideal untuk melihat meteor.
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, Kimaya Sudirman Yogyakarta menghadirkan dua program spesial sepanjang Agustus 2026