Harga Tembaga Tembus U$10.000 per Ton
harga tembaga ditutup naik 1% menjadi U$10.013 per ton di LME pada pukul 17:50 waktu setempat pada Rabu (10/9/2025) kemarin. Semua logam lainnya juga tercatat.
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal./Instagram @dinopattidjalal
Harianjogja.com, JAKARTA–Penolakan tim nasional Israel untuk berlaga pada Piala Dunia U-20 di Indonesia disebut menjadi salah satu pemicu keputusan FIFA untuk membatalkan RI sebagai tuan rumah.
Sebagaimana diketahui, penolakan itu datang dari kurang lebih 13 tokoh atau organisasi, termasuk dua gubernur Wayan Koster dan Ganjar Pranowo. Koster memberikan surat kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang isinya mengatakan Pemerintah Provinsi Bali menolak kehadiran Israel.
Pendiri & Ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal membuktikan penolakan tersebut janggal.
"Tahukah Anda? 4 atlet Israel ikut serta dalam Kejuaraan Dunia Balap Sepeda pada tahun 2023 bertajuk UCI Track Nations Cup 2023 di Jakarta International Velodrome, Februari lalu. Tidak ada reaksi apa-apa," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (30/3/2023).
Pada tahun 2022, dia mengatakan sejumlah anggota Parlemen Israel juga menghadiri Kongres Inter-Parliamentary Union (IPU) di Bali. Dia juga melihat tidak ada reaksi darimanapun.
Lebih lanjut, pada tahun 2007 lalu, delegasi Israel juga hadir dalam konferensi akbar perubahan iklim PBB COP-13 di Bali dan tidak sedikitpun memantik reaksi.
"Semuanya terjadi tanpa sedikitpun merubah posisi tegas dan teguh Indonesia dukung perjuangan kemerdekaan Palestina," ujar yang mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI (2014).
Dia menyayangkan pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah U-20 oleh FIFA. Keputusan tersebut menjadi peristiwa pahit dalam sejarah sepakbola Indonesia.
Tak sedikit penggemar bola yang kecewa dan sedih, termasuk Timnas Indonesia yang telah berlatih keras untuk Piala Dunia U-20. Nama Indonesia dalam olahraga internasional tercoreng.
"Sikap kita ke U-20 terlalu jauh dipolitisir, padahal Pemerintah Palestina sendiri tidak menentang kehadiran Israel di U-20 di Indonesia. Apakah kita lebih Palestina dr Palestina?" tandasnya.
BACA JUGA: Jokowi Kecewa dan Sedih Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20
Sebagai informasi, FIFA resmi membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah dalam gelaran Piala Dunia U-20. Pembatalan itu terjadi di tengah isu mengenai penolakan terhadap Tim Nasional alias Timnas Israel.
Dikutip dari laman resmi FIFA, keputusan ini diambil setelah pertemuan antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir.
“FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk membatalkan status tuan rumah Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023,” melansir dari laman resmi FIFA, Rabu (29/3/2023) malam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
harga tembaga ditutup naik 1% menjadi U$10.013 per ton di LME pada pukul 17:50 waktu setempat pada Rabu (10/9/2025) kemarin. Semua logam lainnya juga tercatat.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik