Marak di Medsos, OJK Larang Praktik Jual Beli Rekening Bank, Beresiko
OJK mengingatkan praktik jual beli rekening bank merupakan tindakan ilegal dan berisiko tinggi karena berpotensi digunakan untuk penipuan dan pencucian uang.
Buruh melakukan bongkar muat karung berisi beras di Gudang Bulog Divre Jawa Barat di Gedebage, Bandung, Jawa Barat, Senin (30/1/2023). Bisnis/Rachman
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah melalui Perum Bulog akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) beras sekitar 630.000 ton untuk 21,35 juta masyarakat berpendapatan rendah.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menyampaikan, besaran bantuan pangan tersebut berupa paket 10 kg beras per penerima manfaat yang akan diberikan selama tiga bulan, mulai Maret hingga Mei 2023.
“Kami akan segera gelontorkan bantuan pangan ini hingga tiga bulan ke depan dengan target sasaran 21,353 juta keluarga penerima manfaat sesuai database dari Kementerian Sosial. Perum Bulog telah mendapat penugasan dari pemerintah untuk menyalurkan ke seluruh penerima manfaat tersebut,” kata Arief dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (27/3/2023).
BACA JUGA : Siap-Siap! Bansos Beras, Telur, Ayam Meluncur Awal Puasa
Adapun, setiap bulannya Perum Bulog akan mengeluarkan sebanyak 210.000 ton beras. Arief mengatakan, penyaluran beras untuk bansos pangan ini berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog sehingga pihaknya mendorong Perum Bulog untuk menyerap hasil produksi petani dalam negeri sebanyak-banyaknya pada saat panen raya, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Perlu diketahui, Bapanas sebelumnya menargetkan Perum Bulog untuk menyerap 2,4 juta ton sepanjang tahun ini. Terkait persiapan penyaluran bansos pangan, Arief menyebut Perum Bulog sudah pada tahap penyiapan kemasan.
Untuk pembagian bansos pangan sendiri, Perum Bulog mendapatkan tugas untuk mendistribusikan sampai titik distribusi terakhir. Dalam penyalurannya, Perum Bulog bekerja sama dengan pihak lain untuk mempermudah distribusi bansos.
Selain bansos pangan berupa beras, pemerintah juga akan memberikan bantuan berupa daging ayam dan telur. Kendati demikian, bantuan tersebut diberikan kepada kelompok masyarakat yang lebih spesifik yaitu 1,46 juta kelompok masyarakat dengan risiko stunting berdasarkan data dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).
BACA JUGA : Cara Cek Daftar Penerima Bansos Pangan 2023
Penyaluran bantuan ini nantinya akan ditugaskan kepada BUMN Pangan ID Food. Pihaknya memastikan, penyaluran bansos pangan ini bisa segera tersalurkan sebelum Lebaran berlangsung.
“Sebelum lebaran kita upayakan dan siapkan bantuan yang sama untuk komoditas ayam dan telur. Hasil produksi peternak ayam broiler dan petelur kita bantu penyerapannya, dan kita berikan ke keluarga risiko stunting. Jadi di hulu kita serap, di hilir kita berikan ke masyarakat yang lebih detail lagi yaitu keluarga risiko stunting berdasarkan data dari BKKBN” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
OJK mengingatkan praktik jual beli rekening bank merupakan tindakan ilegal dan berisiko tinggi karena berpotensi digunakan untuk penipuan dan pencucian uang.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.
Gerbang Tol Trihanggo Sleman usung siluet Ratu Boko dan aksara Jawa, jadi ikon budaya baru di Tol Jogja–Solo.
5 peluang kerja freelance bergaji dolar yang bisa dikerjakan dari rumah, mulai content writer hingga desainer grafis.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.