Angin Berubah ke Barat, Abu Anak Krakatau Mulai Menjauh
BMKG menyebut arah angin berubah ke barat, barat laut, dan barat daya sehingga sebaran abu Anak Krakatau mulai berkurang.
Earth Hour 2023: WWF Serukan Pemadaman Lampu Selama 1 Jam untuk Bumi. Earth Hour 2023 Dihelat di Solo, WWF Serukan Pemadaman Lampu Selama 1 Jam, Harris Hotel Sentraland Semarang turut ambil bagian dalam perayaan Earth Hour 2022 dengan menyelenggarakan Sunset Yoga serta memadamkan lampu di area lobi dan Harris Café. /Dok. Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA –Gerakan Earth Hour kembali diselenggarakan pada Sabtu (25/3/2023), di Solo. Kegiatan ini menyerukan kepada individu, komunitas, dan sektor bisnis di seluruh dunia untuk memadamkan lampu dan alat elektronik lainnya selama 1 jam yakni pada 20.30-21.30 waktu setempat.
CEO Yayasan World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia Aditya Bayunanda menilai bahwa Earth Hour merupakan hajatan terbesar bagi organisasi nonpemerintah tersebut agar mengingatkan seluruh manusia untuk segera menyelamatkan bumi.
“Diperlukan jutaan orang termasuk anak muda untuk dapat segera bertindak dan berpartisipasi aktif dalam melestarikan alam Indonesia,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (25/3/2023).
Aditya mengatakan bahwa tahun ini, WWF memusatkan acara Earth Hour di Kota Solo, lantaran dinilai sebagai kota terpadat di Jawa Tengah.
“Sehingga sudah pasti implikasinya adalah banyaknya sampah plastik, melalui momen ini kita mengajak masyarakat kota Solo untuk bijak menggunakan plastik dan mengelola plastik yang sudah terpakai,” katanya.
Menurutnya, hingga saat ini Earth Hour 2023 hangat diperbincangkan setelah Perjanjian Kunming-Montreal yang bersejarah di COP15 pada Desember 2022 dimana pada saat itu negara-negara yang berpartisipasi sepakat untuk menghentikan dan mengemblikan hilangnya keanekaragaman hayati pada 2030.
Oleh karena itu, 7 tahun ke depan sangat penting untuk memastikan bahwa ketika dekade ini berakhir, kondisi alam dan keanekaragaman hayati menjadi lebih baik dan suhu bumi tetap terjaga di bawah ambang batas 1.5 derajat Celcius.
“Oleh karena itu, Earth Hour lebih dibutuhkan dari tahun sebelum-sebelumnya,untuk menginspirasi jutaan orang untuk bertindak,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
BMKG menyebut arah angin berubah ke barat, barat laut, dan barat daya sehingga sebaran abu Anak Krakatau mulai berkurang.
Napoli gagal mempertahankan keunggulan atas Fiorentina dan harus puas bermain 1-1 pada pekan kelima Liga Italia 2026/27.
PSEL Bogor Raya menargetkan listrik 20 MW–30 MW dari 1.500 ton sampah per hari, sekaligus menangani timbunan lama TPAS Galuga.
Pemerintah menargetkan kontrak Giant Sea Wall Pantura sepanjang 575 km mulai dibagi pada awal 2027 untuk melindungi pesisir Jawa.
Penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp57,23 triliun hingga Agustus 2026, dengan kontribusi terbesar berasal dari PPN PMSE.
Bandara Ahmad Yani Semarang memanfaatkan PLTS 100 kWp. Selama Januari-Juni, panel surya menghasilkan 63.800 kWh untuk kebutuhan listrik.