Upanat, Sandal Khusus untuk Pengunjung Candi Borobudur
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Ilustrasi / Dok
Harianjogja.com, SOLO—Peristiwa ekuinoks diprediksi akan segera terjadi pada 21 Maret 2023 di Dunia.
Diprediksi, matahari akan berada di atas garis khatulistiwa yang mengakibatkan sejumlah daerah mengalami fenomena hari tanpa bayangan saat tengah hari.
BACA JUGA: Jogja Alami Fenomena Hari Tanpa Bayangan Hari Ini
Dilansir dari akun Twitter resmi Kementerian Sains, Teknologi dan Inovasi (MOSTI), @officialmosti, Minggu (12/3/2023) disebutkan masa siang dan malam akan sama panjang saat matahari betul-betul berada di atas garis khatulistiwa.
"Pada Selasa, 21 Mac 2023, Matahari akan berada betul-betul di atas garisan Khatulistiwa pada sepanjang hari tersebut dikenali sebagai peristiwa ekuinoks," tulis akun tersebut.
Peristiwa unik ini akan terjadi di dunia, namun hari tanpa bayangan akan berlaku di Indonesia dan Ekuador tepatnya di Pontianak dan Quito (Ibu Kota Ekuador).
Peristiwa tengah hari tanpa bayangan juga akan terjadi di Malaysia. Hal itu seperti di Putrajaya pada 28 Maret 2023 dan Kuala Lumpur pada 29 Maret 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur mendapat sorotan dari warganet Indonesia.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.