Cara Menyimpan Foto Profil Instagram, Ini Langkahnya
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Petugas melakukan penyemprotan di kawasan Alun-Alun Kota Magelang yang terkena hujan abu sebagai dampak erupsi Merapi, Sabtu (12/3/2023) malam / Ist
Harianjogja.com, MAGELANG—Pemerintah Kota Magelang langsung menggelar rapat koordinasi terkait penanggulangan dampak erupsi Merapi yang terjadi, Sabtu (11/3/2023).
BACA JUGA: Merapi Erupsi, BPBD Magelang Bagikan Masker
Rapat dipimpin oleh Pj Sekretaris Daerah Kota Magelang Larsita dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, Kepala OPD terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Diskominsta, para Camat dan PMI Kota Magelang.
Larsita menjelaskan, Pemerintah Kota Magelang akan mengambil beberapa langkah untuk menanggulangi hujan abu yang mengguyur Kota Magelang.
"Langkah yang pertama, Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, UPT Damkar dan PDAM akan melakukan penyemprotan di beberapa area public space, baik itu taman maupun ruas-ruas jalan di Kota Magelang. Penyemprotan dimulai dari Alun-alun dan sekitarnya pada malam ini. Besoknya akan dilanjutkan di area yang lain," terangnya dalam keterangan tertulis, Minggu (12/3/2023).
Kegiatan tersebut dibantu jajaran Satpol PP, Dishub, relawan PMI dan Tagana.
Selain itu, akan dibagikan masker di beberapa titik di ruas-ruas jalan untuk membantu masyarakat agar terhindar dari gangguan pernapasan.
"Hari ini pula sudah disiapkan distribusi obat-obatan yang terkait dengan iritasi mata maupun masalah pernapasan. Semua obat telah disiapkan Puskesmas dan Puskesmas Pembantu di Kota Magelang untuk masyarakat Kota Magelang yang membutuhkan," lanjut Larsita.
Wakil Walikota Magelang M. Mansyur yang temui di Rumah Dinas Wakil Walikota mengapresiasi langkah cepat yang diambil jajaran Pemerintah Kota Magelang.
Mansyur juga menghimbau masyarakat agar besok pagi seluruh warga bersama bergotong-royong membersihkan lingkungannya dari debu erupsi Merapi. Hal ini penting untuk agar Kota Magelang tetap bersih dan terjaga kesehatan warganya.
"Kepada warga yang tidak mempunyai kepentingan mendesak, sebaiknya idak usah bepergian dahulu. Terutama orang tua dan yang kurang sehat, tetap tinggal di rumah untuk menjaga kesehatan jasmani," pesannya.
Lebih lanjut, Mansyur menerangkan pihaknya telah mengantisipasi kedatangan masyarakat terkait acara Khataman menjelang Ramadhan yang dilaksanakan besok Minggu (12/3/2023) di Masjid Agung dan Taman Kyai Langgeng Ecopark. Tempat acara tersebut dipastikan sudah bersih dan masyarakat yang datang akan disediakan masker.
Sebagai informasi, bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang bersifat darurat, bisa menghubungi PSC 119 yang akan siap melayani 24 jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
28 September 2026 diperingati sebagai Hari Kereta Api Nasional, Hari Pertambangan dan Energi, Hari Hak untuk Tahu, dan Hari Rabies Sedunia.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.