Kemendikdasmen Target Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Penyerahan program pelatihan gratis kartu prakerja. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Jumlah Angkatan kerja setiap tahun yang mencapai 3 juta lulusan terbukti Sebagian besar belum pernah mendapatkan pelatihan maupun dilatih terkait bekerja. Kondisi ini membuat para lulusan hanya mengandalkan ijazah ketika akan memasuki dunia kerja.
Deddy Nur Cahyanto, Chief of Staf PMO Prakerja Kementrian Koordinator Perekonomian menjelaskan berdasarkan riset BPS 2019 angkatan kerja total berjumlah 145 juta orang, tercatat sebanyak 89% di antaranya tidak pernah dilatih atau mengikuti pelatihan. Dengan demikian mayoritas Angkatan kerja saat ini belum memiliki kemampuan softskill yang siap kerja.
BACA JUGA : Awas! Ada Link Palsu Pendaftaran Kartu Prakerja
“Ini kabar buruk, artinya siapa saja yang lulus dari SMA,SMK maupun lulus perguruan tinggi lalu dilempar untuk bekerja, mungkin peluangnya hanya sekitar 10 persen. Artinya mereka melamar kesana kemari hanya mengandalkan ijazah, karena mereka mayoritas belum pernah dilatih kerja,” katanya saat memberikan kuliah terkait kartu prakerja di UII, Jumat (3/2/2023).
Ia mengatakan ketika hanya mengandalkan ijazah, maka pihak perusahaan atau industri yang akan menampung mereka kesulitan untuk melakukan penilaian kemampuan softskill mereka. Industru akan kesulitan melihat perbandingan nilai-nilai yang tertuang pada ijazah para pencari kerja.
“Kemudian persoalan lain, jumlah Angkatan kerja kita saat ini antara 2 juta hingga 3 juta per tahun, akan tetapi kemampuan anggaran pemerintah hanya mampu melatih mereka sekitar 800.000 orang per tahun. Artinya masih ada sejuta lebih yang belum masuk untuk dilatih,” katanya.
BACA JUGA : Palsu! Jangan Unduh 5 Aplikasi Kartu Prakerja Ini
Direktur Bebas Jam Kerja Andi Pranata mengatakan dengan banyaknya Angkatan kerja yang belum mendapatkan pelatihan maka keberadaan program prakerja menjadi salah satu kesempatan untuk dapat dimanfaatkan. Ia memastikan para penyelenggara pelatihan seperti dirinya akan berupaya maksimal dalam memberikan materi sehingga para pencari kerja memiliki bekal memadai untuk terjun ke dunia kerja.
Para pengakses kartu prakerja mendapatkan berbagai macam pelatihan mulai dari marketing digital hingga spesifik tentang ilustrasi yang sejalan dengan kebutuhan pasar terutama dunia. Salah satunya yang booming adalah membuat ilustrasi buku anak. Selama ini kebanyakan produk ilustrasi dari naskah yang susah dikomunikasikan ke membaca ke anak-anak.
"Kami memberikan program pelatihan gratis total 20.000 voucher dengan materi itu. Produknya lebih ke naskah yang sulit dikomunikasikan ke pembaca anak, dengan teknik ilustrasi bukunya bisa lebih hidup,” ujarnya.
Selain itu program kelas pelatihan video edukasi durasi enam jam untuk satu kelas. Materinya tentang ilustrasi, menggambar secara umum. Materi ini menurutnya juga cocok untuk mahasiswa maupun kalangan muda. “Sehingga bisa produksi merchandise sendiri bisa jadi bisnis sendiri," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.
Bareskrim Polri menangkap AKP Pardiman dan lima anggota Polres Tangsel terkait dugaan narkoba. Polri menegaskan tidak ada impunitas.