Bea Keluar Emas Nyaris Nol, Purbaya Ungkap Modus Eksportir
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto (kiri) berbincang dengan Ketua Umum DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh saat berkunjung ke Kantor DPP Golkar di Jakarta, Rabu (1/2/2023). Bisnis/Abdurachman
Harianjogja.com, JAKARTA– Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengungkapkan dirinya mempunyai keinginan untuk bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam waktu dekat.
Meski begitu, Surya mengatakan dirinya masih ingin memberi kode-kode terlebih dahulu. Menurutnya, pertemuan itu tinggal menentukan waktu baik saja.
"Saya pikir keinginan itu sih ada, tinggal atur saja. Kita kasih kode-kode dulu. Barangkali, bagaimana kapan Ibu Mega ada waktu yang baik, ya kan?" ujar Surya di Kantor DPP Partai Golkar, kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2023).
Dia pun berharap, Mega dapat menerima undangan atau permintaan bertemu darinya.
"Mudah-mudahan suasana kebatinan sama, harapan penerimaan sama. Jadi jelas ada [keinginan bertemu]. Itu intinya," tegas Surya.
Bagaimana pun, lanjutnya, NasDem dan PDIP merupakan dua partai politik yang sama-sama masuk ke koalisi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).
Oleh sebab itu, mereka punya kepentingan yang sama, terutama dalam menjaga stabilitas nasional. Apalagi, pada masa-masa jelang Pemilu 2024 seperti saat ini.
"Semua kita punya kepentingan untuk bagaimana membangun kesadaran masyarakat dalam menyerap informasi, mengolah informasi, dan menjaga common sense sekaligus menjaga kepentingan stabilitas nasional untuk bersama membangun bangsa negara ini," jelasnya.
Sebelumnya, NasDem sudah mengunjungi dua poros koalisi partai politik yang sudah terbentuk. Pada pekan lalu, elite NasDem mengunjungi Sekretariat Bersama Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Kini, Rabu (1/2/2023), Surya Paloh turun langsung untuk mengunjungi Kantor DPP Partai Golkar. Golkar merupakan partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bersama Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
NasDem sendiri beberapa bulan terakhir dekat dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Artinya, poros koalisi dari partai parlemen yang belum dikunjungi NasDem hanya poros PDIP.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Purbaya menyebut penerimaan bea keluar emas nyaris nol. Dari target Rp3 triliun 2026, realisasi hingga Semester I baru 0,03%.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan
Sering cas motor listrik semalaman? Kenali pengaruhnya terhadap baterai, charger, sistem listrik, dan keamanan pengisian.
Spanyol menyepakati larangan penggusuran hingga 2030 setelah kasus Maricarmen Abascal memicu protes terkait krisis perumahan.
Lionel Messi pensiun dari Timnas Argentina. Nomor 10 masih kosong dan AFA belum menentukan siapa penerusnya setelah laga perpisahan.