Kemenhan Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Latsarmil SPPI
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Ilustrasi./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA — Asteroid 2023 BU seukuran minibus melewati ujung selatan Amerika Selatan pukul 00.30 GMT atau 07.30 WIB. Asteroid itu meluncur di ketinggian 3600 kilometer (2.200 mil) sekaligus jarak terdekat antara asteroid dengan bumi bahkan 10 kali lebih dekat dibandingkan satelit komunikasi.
Berdasarkan catatan yang tertulis, NASA menyebut Asteroid BU 2023 ialah “Pertemuan yang terdekat dengan planet kita.” Peristiwa itu terjadi pada Kamis (26/1/2023) sekitar tengah malam kemudian menyisakan serpihan batuan yang masih tampak hingga dini hari Jumat (27/1/2023). Dengan ukuran yang diperkirakan mencapai tinggi 3,5 meter dan lebar 8,5 meter.
Awal kemunculan asteroid itu diketahui oleh seorang astronom amatir, Gennadiy Borisov yang sebelumnya juga menemukan puing-puing luar angkasa lain, salah satunya komet antarbintang 21/Borisov dari observatoriumnya di Nauchnyi, Crimea.
BACA JUGA: Asteroid Segede Pesawat Meluncur ke Bumi dengan Kecepatan 21.506 Kilometer per Jam
Melansir dari Mirror, Profesor Don Pollacco dari Departemen Fisika di University of Warwick mengatakan Asteroid 2023 BU bukan pertama kalinya melewati bumi tetapi telah ribuan kali.
"Kali ini ia melewati hanya 2.200 mil dari Bumi atau hanya 10 persen dari jarak ke bulan. Tergantung dari susunan material asteroid BU 2023 namun tidak mungkin asteroid mencapai permukaan Bumi karena terbakar di atmosfer kemudian terlihat seperti bola api yang lebih terang dari bulan purnama,” katanya.
Sebelum mencapai Bumi batuan luar angkasa ini mengorbit mengelilingi Matahari dengan bentuk seperti lingkaran dan baru selesai 359 hari kemudian.
Perlahan orbit asteroid lebih memanjang kemudian berpindah sekitar separuh jalan antara Bumi dan Mars, selanjutnya asteroid akan menyelesaikan 425 hari untuk satu orbit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemenhan beri santunan Rp50 juta bagi peserta SPPI yang meninggal, sekaligus evaluasi total sistem latihan militer.
Kelurahan Kadipaten menggelar pelatihan pemanfaatan lahan pekarangan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendorong pertanian perkotaan.
PT Astra International Tbk (Astra) terus memperkuat pengembangan Desa Sejahtera Astra Sumba Timur sebagai sentra pelestarian Tenun Ikat khas Sumba
BMKG melaporkan fenomena haze menyelimuti Pulau Lombok. Jarak pandang sempat turun hingga 1 kilometer, sementara empat daerah di NTB berstatus waspada kekeringa
Dinkes DIY mengimbau warga mencukupi cairan dan mengurangi paparan sinar matahari di tengah cuaca panas yang berpotensi meningkatkan risiko ISPA.
Ketua Banggar DPR Said Abdullah menolak usulan kenaikan gaji kepala daerah. Menurutnya, pemerintah perlu memprioritaskan stabilitas fiskal negara.