Karhutla Landa Lima Kawasan Gunung di Jawa Timur, Api Belum Padam
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
Ilustrasi./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA — Asteroid 2023 BU seukuran minibus melewati ujung selatan Amerika Selatan pukul 00.30 GMT atau 07.30 WIB. Asteroid itu meluncur di ketinggian 3600 kilometer (2.200 mil) sekaligus jarak terdekat antara asteroid dengan bumi bahkan 10 kali lebih dekat dibandingkan satelit komunikasi.
Berdasarkan catatan yang tertulis, NASA menyebut Asteroid BU 2023 ialah “Pertemuan yang terdekat dengan planet kita.” Peristiwa itu terjadi pada Kamis (26/1/2023) sekitar tengah malam kemudian menyisakan serpihan batuan yang masih tampak hingga dini hari Jumat (27/1/2023). Dengan ukuran yang diperkirakan mencapai tinggi 3,5 meter dan lebar 8,5 meter.
Awal kemunculan asteroid itu diketahui oleh seorang astronom amatir, Gennadiy Borisov yang sebelumnya juga menemukan puing-puing luar angkasa lain, salah satunya komet antarbintang 21/Borisov dari observatoriumnya di Nauchnyi, Crimea.
BACA JUGA: Asteroid Segede Pesawat Meluncur ke Bumi dengan Kecepatan 21.506 Kilometer per Jam
Melansir dari Mirror, Profesor Don Pollacco dari Departemen Fisika di University of Warwick mengatakan Asteroid 2023 BU bukan pertama kalinya melewati bumi tetapi telah ribuan kali.
"Kali ini ia melewati hanya 2.200 mil dari Bumi atau hanya 10 persen dari jarak ke bulan. Tergantung dari susunan material asteroid BU 2023 namun tidak mungkin asteroid mencapai permukaan Bumi karena terbakar di atmosfer kemudian terlihat seperti bola api yang lebih terang dari bulan purnama,” katanya.
Sebelum mencapai Bumi batuan luar angkasa ini mengorbit mengelilingi Matahari dengan bentuk seperti lingkaran dan baru selesai 359 hari kemudian.
Perlahan orbit asteroid lebih memanjang kemudian berpindah sekitar separuh jalan antara Bumi dan Mars, selanjutnya asteroid akan menyelesaikan 425 hari untuk satu orbit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
Sebanyak 25 SSB mengikuti Liga Anak Sleman 2026 untuk kelompok U-10 dan U-12. Kompetisi berlangsung hingga sekitar 10 Januari 2027.
Rupiah dibuka stagnan di Rp17.992 per dolar AS. Analis memprediksi pergerakan kurs dipengaruhi keputusan suku bunga BI dan The Fed.
Harga minyak dunia menguat pada 21 Oktober 2026. Brent mencapai US$109,64 per barel di tengah ancaman pasokan Timur Tengah.
Buruh DIY memberi rapor merah dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, menyoroti PHK, upah murah, outsourcing, dan tuntutan kenaikan upah minimum 50%.
Polisi menangkap pria berinisial JS di Boyolali setelah diduga melakukan pencurian dengan kekerasan di Ungaran. Korban mengalami luka pada paha kiri.