AI Muse Tembus 1,8 Juta Unduhan, Ini Keunggulannya
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Kaesang Pangarep. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, SOLO—Ketua DPC PDIP Solo, F.X. Hadi Rudyatmo merespons positif terkait rencana Kaesang yang akan terjun ke politik. Termasuk kemungkinan akan maju sebagai calon Wali Kota atau calon Wakil Wali Kota Solo di Pilkada 2024.
“Ya baik ta [Kaesang masuk politik]. Ora apa-apa [Kaesang ke eksekutif]. Mau terjun ke mana pun boleh. Dan kalau ke PDIP ya tepat, terbuka. Saya tidak pernah menghalang-halangi siapa pun yang mau masuk,” ujar dia, Rabu (25/1/2023).
Rudy justru memberikan penjelasan tentang apa itu politik dan partai politik. Pemahaman tentang arti maupun peran dari politik serta parpol menurut dia penting bila Kaesang benar-benar mau terjun ke dunia politik.
BACA JUGA : Kaesang Minat Terjun ke Politik, Bakal Gantikan Gibran?
“Kalau Mas Kaesang mau ke politik, biar ngerti malahan politik itu apa. Politik itu seni mengelola aspirasi rakyat. Parpol alat perjuangan untuk meraih kekuasan untuk kesejahteraan rakyat. Bukan kesejahteraan diri sendiri,” ungkap dia.
Rudy menyebut saat ini banyak kaum milenial yang ingin bergabung dengan PDIP sebagai parpol terbesar di negeri ini. Sehingga bila Kaesang juga tertarik untuk bergabung dengan PDIP, maka partainya bersikap terbuka.
“Kalau Mas Kaesang mau masuk ke PDIP, terbuka pintu kita. Karena banyak juga kaum milenial mau masuk ke PDIP. Jadi PDIP saat ini kan banyak dilamar oleh kaum milenial juga. Untuk itu silahkan saja kalau mau terjun ke politik,” imbuh dia.
Tapi, Rudy memberikan pesan penting kepada Kaesang bila mau masuk ke dunia politik. Dia meminta agar Kaesang siap terhadap dua hal, yaitu kecewa dan dikecewakan. Dengan begitu Kaesang bisa punya prinsip, sikap, serta komitmen.
“Kalau bisa seperti itu pasti akan jadi kader militan, bukan loyal. Nek militan wes mesti loyal, nek loyal durung mesti militan,” ungkap dia.
Menurut Rudy seorang kader militan akan tetap membela pimpinannya saat berada dalam bahaya. Tapi seorang kader yang loyal bisa saja meninggalkan pimpinannya saat dalam bahaya. “Bila loyal saja, ketika pimpinan kena bahaya, ditinggal lunga. Neng nek militan, pimpinane dalam bahaya, akan dihadapi anak buah dulu,” terang dia.
Rudy menyinggung pernyataan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, yang menyebutnya preman. “Makanya saat saya dijuluki preman sama Mbak Mega. Siapa pun yang mau nyentuh Mbak Mega saya maju duluan,” tegas dia.
BACA JUGA : Kaesang Akan Terjun ke Politik, Gabung ke Partai Apa?
Ihwal rencana Kaesang mengambil jalur eksekutif, bukan legislatif, Rudy menyatakan ada mekanisme yang mesti dilalui. Mulai dari musyawarah anak ranting, musyawarah ranting, hinga pembahasan di tingkat DPC PDIP Solo.
Nama-nama figur yang terjaring dalam mekanisme itu lantas diusulkan ke DPP PDIP. Rudy menyatakan keputusan akhir ada di tangan Megawati. Setelah ada keputusan, wajib hukumnya semua kader untuk memenangkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Muse AI mencatat 1,8 juta unduhan di AS dan Kanada dalam 12 hari, melampaui ChatGPT. Ini fitur fleksibilitas, keamanan, dan kapabilitasnya.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.
Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan dari Jogja ke Palur. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Antrean Ketapang-Gilimanuk mencapai 17 km. ASDP mengoperasikan 26 kapal, tetapi kapasitas dermaga masih menjadi kendala.