Menteri PPPA Ingatkan Pentingnya Mendidik dan Melindungi Anak
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
BPBD Kabupaten Wonosobo memasang papan pengumuman agar warga tidak mendekat ke Kawah Sikendang di Telaga Warna, Minggu (15/1/2022)./Antara-BPBD Wonosobo
Harianjogja.com, WONOSOBO—Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Dieng, Jawa Tengah, dari level I atau normal menjadi level II atau waspada. Beberapa lokasi di destinasi wisata berisiko mengeluarkan gas beracun.
“Berdasarkan hasil evaluasi secara menyeluruh, tingkat aktivitas Gunung Dieng dinaikan dari level I (normal) menjadi level II (waspada) terhitung sejak tanggal 13 Januari 2023 pukul 23:00 WIB,” kata PVMBG dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/1/2023).
PVMBG melaporkan peningkatan aktivitas vulkanik yang ditandai dengan meningkatnya kejadian gempa vulkanik dalam dan gempa tektonik lokal sejak 9 Januari 2023.
“Hal ini dapat mengindikasikan terjadinya “rekahan” di kedalaman sebagai akibat dari aktivitas vulkanik di Dieng,” ungkap PVMBG.
BACA JUGA: Erupsi Gunung Marapi Kian Mengkhawatirkan Warga
Gunung Dieng berada di dua wilayah, yakni Wonosobo dan Banjarnegara. Peningkatan aktivitas vulkanik tersebut membuat sejumlah kawah berisiko mengeluarkan gas beracun. Lokasi rawan gas beracun itu berada di destinasi wisata.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Wonosobo Bambang Triyono mengatakan jawatannya bersama BPBD Banjarnegara sudah memetakan titik-titik yang rawan gas beracun. Ada tika lokasi rawan bencana, yakni Kawah Sileri dan Sikidang di Banjarnegara serta Kawas Sikendang di area Telaga Warna di Wonosobo. Kawah Sikidang dan Telaga Warna adalaha dua destinasi wisata yang cukup ramai dikunjungi.
Ia mengatakan Dataran Tinggi Dieng masih dibuka untuk wisatawan. Namun, wisatawan dilarang mendekati sejumlah titik berbahaya tersebut.
“Kami sudah pasang penunjuk arah angin dan juga plang-plang imbauan agar tidak mendekat ke lokasi berbahaya di Kawah Sikidang, Telaga Warna, dan kawah Sileri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menegaskan masa depan Indonesia ditentukan cara mendidik dan melindungi anak menuju Generasi Emas 2045.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.
Wapres Gibran meminta pendataan warga terdampak banjir bandang Solok dipercepat untuk penanganan dan penataan permukiman.