Kementerian HAM Dukung Potongan Aplikator Ojol Maksimal 8 Persen
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Truk yang menabrak pemuda 20 tahun yang tewas demi konten media sosial di Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/1/2023)./Antara-Polresta Bogor
KOTA BOGOR—Pemuda di Bogor tewas tertabrak truk demi konten rojali di media sosial. Polresta Bogor Kota, Polda Jawa Barat, kemudian menetapkan remaja nahas tersebut sebagai korban tabrak lari.
Sementara, sopir truk, pria berusia 38 tahun berinisial AR, ditetapkan sebagai tersangka karena dengan sengaja tidak menghentikan kendaraannya. Insiden itu terjadi pada Kamis (5/1/2022) malam.
“Sudah tersangka,” ujar Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso saat dikonfirmasi wartawan di Kota Bogor, Rabu (12/1/2022).
Kombes Pol Bismo menyampaikan sopir berikut barang bukti berupa truk telah diamankan oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Bogor Kota.
BACA JUGA: Baru Awal Tahun, DBD Sudah Makan Korban Jiwa di Gunungkidul, Anak 10 Tahun Meninggal
Menurut laporan Satlantas Polresta Bogor Kota dua remaja sengaja mengadang truk di tengah Jalan Sholeh Iskandar pada Kamis sekitar pukul 21.15 WIB. Tren yang sangat berbahaya itu biasa dilakukan oleh gerombolan yang biasa disebut rojali dan sempat viral. Rojali adalah akronim dari istilah prokem, rombongan jemaah liar.
Saat menghentikan truk, pemuda berusia 20 tahun itu tewas karena truk yang dia adang tidak berhenti. Truk tersebut kabur dan sopirnya ditangkap tiga hari kemudian.
Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Galih Apria menerangkan setelah mendapatkan laporan atas peristiwa tersebut pada Kamis (5/1/2022) malam, petugas satlantas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mencari informasi baik melalui saksi maupun beberapa video.
“Malam itu juga kami terus menggali informasi dan mengejar sopir truk tersebut, selama tiga hari pencarian akhirnya sopir truk dan truk tersebut ditemukan. Saat malam itu, truk mengangkut seplit atau batu pasir. Muatannya tidak melebihi kapasitas,” ujar dia.
Kompol Galih mengatakan kepolisian memutuskan sopir menjadi tersangka dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai Pasal 312 UU Lalu Lintas No.22/2009.
Sebab, AR tidak menghentikan kendaraannya, tidak memberikan pertolongan, atau tidak melaporkan kecelakaan lalu lintas kepada pos polisi, polsek atau polres terdekat.
Sopir truk sempat melanjutkan pekerjaannya, dan selama dua hari bersembunyi di rumahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.