Meski Sibuk Berkegiatan, Ini Tips Menjaga Tubuh Tetap Sehat
Semakin tercukupi zat gizi harian, makin maksimal mekanisme kerja tubuh sehingga kesehatan akan tetap terjaga agar tetap produktif
/Bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA - Selama ini banyak yang menganggap bahwa pneumonia sebagai penyakit yang menyerang anak-anak dan lansia.
Padahal, penyakit yang juga dikenal sebagi radang paru atau paru-paru basah ini juga dapat menyerang siapa saja, kapan saja, dan dimana saja.
Berdasarkan data WHO diperkirakan ada sekitar 1,2 juta kematian setiap tahun yang disebabkan oleh pneumonia.
Karena besarnya angka kematian akibat pneumonia ini, maka pneumonia sering juga disebut juga sebagai pandemi yang terlupakan atau “the forgotten pandemic”.
dr. Prima Yosephine, MKM Plt. Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes mengatakan bahwa di Indonesia, pneumonia sangat endemis. Menurut hasil riset RISKESDAS tahun 2018 prevalensi pneumonia secara umum sekitar 4%. Adapun perincian prevalansinya sebagai berikut
Prima mengatakan bahwa pneumonia terjadi di seluruh dunia. Namun angka kematian tertinggi itu memang terdapat di Asia Selatan dan Afrika.
Menurutnya, pencegahan pneumonia sangat penting dilakukan karena biaya pengobatan antibiotik untuk semua anak dengan pneumonia di 66 negara itu diperkirakan sekitar US$ 109 juta dalam satu tahun
"Biaya ini sudah termasuk antibiotik dan biaya untuk diagnostik dari pneumonia. Tentu biaya yang sangat besar ini, sangat disayangkan harus dikeluarkan, sementara pneumonia itu bisa kita cegah," ucapnya dalam Hari Pneumonia Sedunia 2022: Risiko Pneumonia di Era New Normal yang diselenggarakan Pfizer dan Lippo General Insurance didukung Siloam Hospitals, Sabtu (12/11/2022)
Adapun cara untuk mencegah pneumonia adalah dengan intervensi yang komprehensif, mulai dengan melaksanakan perilaku hidup bersih-sehat, dan imunisasi.
Imunisasi
Pencegahan penyakit pneumonia yang disebabkan oleh hemofilus influenza tipe B menurutnya sudah dilakukan di Indonesia dengan mengintroduksi vaksin HI-B yang dikombinasikan dengan vaksin DPT HB sehingga pemberiannya dalam bentuk vaksin DPT HB ke dalam Program Imunisasi Nasional, dan ini sudah kita laksanakan sejak tahun 2013.
"Upaya ini tentu menjadi lebih efektif bila dibarengi dengan pemberian imunisasi pneumokokus konjugasi atau PCV," ucapnya.
Vaksin pneumonia penting diberikan sejak dini yaitu sejak bayi berusia dua bulan, dan vaksinasi ini kita berikan sebanyak tiga kali.
Selain pada anak, prevalensi pneumonia cukup tinggi untuk kalangan usia dewasa dan lansia. Karena itu, pencegahan pneumonia pada usia dewasa dan lansia juga penting dilakukan.
"Imunisasi pneumonia pada usia dewasa salah satu yang penting dilakukan karena imunisasi pneumonia ini terbukti dapat memberikan perlindungan tambahan, yaitu untuk melindungi paru-paru selama masa pandemi ini," tuturnya.
Selain itu, imunisasi pneumonia juga penting diberikan untuk pasien-pasien yang memiliki co-morbid, juga kepada perokok, dan pekerja di lingkungan yang berisiko tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Semakin tercukupi zat gizi harian, makin maksimal mekanisme kerja tubuh sehingga kesehatan akan tetap terjaga agar tetap produktif
Prabowo menargetkan 30 ribu Kopdes Merah Putih beroperasi pada Juli 2026 untuk memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.