Polri Andalkan Data Satelit untuk Deteksi Karhutla, Ribuan Personel Dikerahkan
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Ilustrasi - Seorang karyawan memandu di dalam tambang tungsten di Provinsi Gangwon, Korea Selatan, Kamis (31/3/2022). REUTERS/Heo Ran/foc/sad (REUTERS/HEO RAN)
Harianjogja.com, SEOUL—Dua penambang Korea Selatan yang terperangkap dalam tambang seng yang runtuh di Bonghwa, terletak di kawasan timur laut, berhasil keluar hidup-hidup pada Jumat (4/11/2022) malam setelah sembilan hari.
Peristiwa itu terjadi ketika Korsel berduka atas tragedi Halloween yang mematikan di Itaewon, kata para pejabat pada Sabtu (5/11/2022) dikutip dari Yonhap.
Otoritas pemadam kebakaran setempat mengatakan dua penambang berjalan keluar dari tambang bawah tanah yang runtuh setelah tanah longsor pada 26 Oktober melalui upaya penyelamatan yang berfokus pada pengeboran lubang.
Keduanya selamat dengan mengonsumsi bubuk kopi instan manis dan mendirikan tenda dengan plastik di dalam tambang yang runtuh untuk menghangatkan diri.
Sebelumnya, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol mengumumkan masa berkabung selama seminggu hingga 5 November setelah 156 orang tewas dalam kerumunan massa di Itaewon, Seoul selama perayaan Halloween.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Media Bangladesh menyoroti kekhawatiran Thomas Dooley sebelum menghadapi Indonesia. Kekhawatiran itu terbukti setelah Bangladesh kalah 2-9.
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.
Marc Marquez menjadi yang tercepat di FP1 MotoGP Jepang 2026, mengungguli Jorge Martin dan Marco Bezzecchi di Sirkuit Motegi.
Sweet Caroline milik Neil Diamond punya sejarah panjang di arena olahraga. Kini lagu ini ikut terdengar dalam perayaan suporter Timnas Indonesia.
Mario Aji finis P24 di FP1 Moto2 Jepang 2026 dengan waktu 1:48,996 detik. Manuel Gonzalez menjadi yang tercepat.