IHSG Melemah 0,12 Persen, Sektor Energi Jadi Penopang Penguatan Bursa
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Hari ini, Jumat (28/10/2022) merupakan Hari Sumpah Pemuda. Tahukan Anda bagaimana sejarah tercetusnya Hari Sumpah Pemuda?
Dilansir dari sejumlah sumber, termasuk di antaranya adalah laman resmi Museum Sumpah Pemuda, tercetusnya Hari Sumpah Pemuda tidak lepas dari peran para pemuda Indonesia pada masa pemerintahan Hindia Belanda.
Para cendekiawan muda Indonesia lahir karena pemberlakuan politik etis pemerintah Hindia Belanda. Salah satu tujuannya adalah membangun sarana dan memberikan pendidikan bagi kaum bumiputera untuk menjadikan mereka tenaga kerja ahli di bidang kesehatan dan hukum.
Kesempatan itu pun digunakan pemuda Indonesia untuk menambah pengetahuan mereka. Hingga akhirnya pada 1925, terbentuklah beragam organisasi pemuda, antara lain Jong Java, Jong Ambon, Jong Batak, Jong Celebes, dan Sekar Rukun.
Kata Jong berasal dari bahasa Belanda yang berarti muda. Organisasi ini masih bersifat kedaerahan atau kesukuan, kegiatan yang dilakukan pun cenderung memikirkan daerah masing-masing.
BACA JUGA: Peneliti: Sanksi PDIP Malah Untungkan Ganjar Pranowo
M. Tabrani beserta jajaran pemuda lainnya tergerak untuk mempersatukan angkatan Muda Indonesia ini dengan menyelenggarakan Kongres Pemuda I pada 30 April hingga 2 Mei 1926.
Ada tiga poin penting yang ingin disampaikan melalui kongres tersebut. Pertama, gagasan persatuan dengan menyampaikan pidato. Kedua, kedudukan dan peranan wanita dalam masyarakat Indonesia; dan ketiga adalah peranan agama dalam gerakan persatuan Indonesia. Keduanya disampaikan melalui rapat yang diikuti para pemuda.
Kongres Pemuda II tepatnya pada 27 dan 28 Oktober 1928 kembali dilaksanakan atas inisiatif dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia dibantu delapan organisasi pemuda, antara lain Jong Java, Jong Ambon, Jong Bataks Bond, Jong Soematranen Bond, Jong Celebes, Jong Islamieten Bond, Pemuda Kaum Betawi, dan Pemuda Indonesia. Kongres tersebut dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.
Dalam kongres itu, ada empat hal penting yang dibahas dalam Kongres Pemuda II ialah persatuan dan kebangsaan Indonesia, pendidikan dan kebangsaan Indonesia, pergerakan pandu Indonesia, dan pergerakan pemuda Indonesia baik di dalam serta luar negeri.
Tepat pada 28 Oktober 1928, Wage Rudolf Supratman memainkan biolanya saat membawakan lagu karyanya berjudul Indonesia Raya yang terinspirasi sejak Kongres Pemuda I.
Peserta kongres pun saat itu memberi sambutan meriah. Kongres ditutup Sugondo membacakan rumusan kongres yang telah disempurnakan Muhammad Yamin. Isi rumusan yang disebut sebagai Putusan Kongres rumusan itulah alasan dari lahirnya Hari Sumpah Pemuda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.343,71. Di tengah koreksi bursa, saham sektor energi dipimpin CUAN, DSSA, dan PTRO justru menguat.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan pemilik 98 kg sabu di Kampung Bahari. Sejumlah aset dan barang bukti turut disita.
AIcosystem Buka Cara Baru dalam Mengelola Pengalaman Pelanggan hingga Pengembangan Asisten Virtual
Wacana pembatasan BBM subsidi menyasar desil 9-10. Simak cara cek desil DTSEN melalui situs Cek Bansos Kemensos dengan NIK.
Maroon 5 akan konser di Jakarta pada 5 Februari 2027. Simak harga tiket, jadwal presale, dan cara pembelian tiketnya.
KPK memeriksa mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan periode 2021-2023.