Desil 1 hingga 4 Jadi Prioritas Penerima PKH, BPNT dan Beras 10 Kg
Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN menjadi prioritas penerima PKH, BPNT, BLT Kesra, dan beras 10 kg pada Agustus 2026.
Tragedi Kanjuruhan
Harianjogja.cm, SOLO - Usut sampai tuntas! tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan nyawa tak bersalah harus diusut tuntas.
Per 9 Oktober 2022 ini, beberapa orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan PSSI dikabarkan tidak disanksi FIFA karena tragedi tersebut.
Meski demikian, tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu menyisakan hal-hal janggal dan penuh misteri.
Salah satu yang sedang viral belakangan ini adalah kesaksian seorang ibu penjual dawet yang konon berjualan di dekat pintu 13 Stadion Kanjuruhan.
Dalam rekaman tersebut, ibu-ibu penjual dawet itu dengan tegas mengatakan jika kematian disebabkan karena desak-desakan Aremania.
Yang paling kontroversial, ibu-ibu tersebut juga mengatakan jika gas air mata yang ditembakkan di stadion tidak seberapa.
Sebaliknya, ia kembali menuduh jika Aremania itu sendiri yang menjadi penyebab banyaknya korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu.
"Kalau gas air mata gak terlalu, tapi karena uyel-uyelan dan desak-desakannya itu," kata ibu yang mengaku penjual dawet dalam rekaman tersebut.
Netizen merespons kesaksian ibu penjual dawet itu dengan curiga. Apalagi, banyak di antara mereka yang tidak tahu jika ada penjual dawet di Stadion Kanjuruhan.
BACA JUGA: Mahasiswa UGM Tewas Usai Lompat dari Lantai 11 Hotel di Jalan Colombo
Di Twitter, beberapa netizen bahkan memberikan foto lokasi Pintu 13 Stadion Kanjuruhan yang diklaim jadi tempat jualan ibu penjual dawet tersebut.
Akan tetapi, tidak ada stand penjual dawet di sekitar Pintu 13 tersebut.
Selain misteri ibu penjual dawet, netizen juga curiga dengan ditemukannya banyak minuman keras yang masih bersegel (belum dibuka) di dalam Stadion Kanjuruhan.
Laporan sebelumnya menyebut jika PSSI telah menemukan 42 botol miras bersegel di Kanjuruhan. Namun tudingan tersebut dibantah oleh Aremania.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Desil 1 hingga 4 dalam DTSEN menjadi prioritas penerima PKH, BPNT, BLT Kesra, dan beras 10 kg pada Agustus 2026.
Harga bahan bakar pesawat melonjak, AirAsia menaikkan tarif tiket baru 20%-25% atau lebih. Ini alasan tiket lama tak bisa dinaikkan.
Renault 8 Gordini Concept hadir sebagai coupe listrik 270 HP bergaya café racer. Ikon balap 1964 ini tidak diproduksi massal, simak detailnya.
Lansia belum punya akta kelahiran tetap bisa mengurus ke Disdukcapil. Gunakan SPTJM F-2.03 dan F-2.04 bila dokumen hilang.
Poktan Swa Katon Asri Wirobrajan menanam padi dalam ratusan galon bekas. DPRD Kota Jogja menilai inovasi ini layak direplikasi.
Sinopsis film Gak Ada Matinya, kisah Binsar yang berharap uang asuransi ayahnya menyelamatkan hidupnya, tetapi semuanya berubah.