Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik hingga Akhir 2026
Harga BBM subsidi aman hingga akhir 2026 meski minyak dunia naik ke US$100 per barel, APBN tetap jadi peredam kejut defisit terkendali.
Sejumlah penumpang kereta rel listrik (KRL). - Bisnis/Arief Hermawan P
Harianjogja.com, JAKARTA - Keberangkatan perdana perjalanan KRL dari Stasiun Palur menuju Solo Balapan hingga Yogyakarta alias Jogja dilakukan pada hari ini, Rabu (17/8/2022). Mulainya operasional layanan KRL dari Stasiun Palur bertepatan dengan HUT ke-77 RI.
Pada pukul 09.30 WIB hari ini, pengguna jasa KRL Jogja-Solo sudah bisa merasakan keberangkatan perdana dari Palur. Artinya, saat ini elektrifikasi jalur kereta api Solo Balapan-Solo Jebres-Palur sudah rampung dan sudah dipersiapkan sejak 2020.
Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Wilayah Jawa Bagian Tengah mengatakan upaya elektrifikasi jalur KA hingga Palur merupakan kelanjutan dari KRL Yogyakarta--Solo, yang mulai beroperasi Maret 2021 lalu.
Kepala BTP Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya menuturkan bahwa mobilitas harian masyarakat akan sangat terbantu dengan kehadiran konektivitas perkeretaapian ini.
"Elektrifikasi jalur KA Solo Balapan – Palur membantu memangkas waktu tempuh, kalau naik kendaraan pribadi Solo Balapan – Palur makan waktu sekitar 20 menit, kalau naik KRL cukup 10 menit," kata Putu melalui keterangan resmi, Rabu (17/8/2022).
Saat ini, masyarakat di Sragen, Karanganyar, dan Sukoharjo yang tadinya harus naik KRL dari Solo Balapan, sekarang bisa naik dari Stasiun Palur.
Penambahan layanan KRL di Stasiun Palur, terang Putu, mempermudah mobilitas masyarakat dari dan ke simpul kegiatan ekonomi, pendidikan, sosial budaya seperti Universitas Sebelas Maret (UNS), Institut Seni Indonesia Surakarta, RSUD Dr. Moewardi, Pasar Gede Hardjonagoro, Pasar Palur, dan pusat perbelanjaan Luwes.
Layanan KRL di Stasiun Palur diperkirakan mengangkut sekitar 2.000 penumpang, atau 12 persen lebih tinggi dari produksi penumpang yang sudah ada pada hari kerja dan akhir pekan.
Putu juga mengatakan adanya pengoperasian KRL di Stasiun Palur akan memudahkan masyarakat sekitar untuk bisa mengakses kereta bandara.
"Selain peningkatan aksesibilitas, pergerakan masyarakat juga makin efisien, kalau penumpang mau lanjut perjalanan dengan kereta jarak jauh atau kereta bandara, sarananya sudah terintegrasi di Solo Balapan," tuturnya.
Sebelum pengoperasian, BTP Jawa Bagian Tengah telah melakukan serangkaian uji coba sarana dan prasarana. Koordinasi juga dilakukan dengan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, Balai Pengujian Perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia (Persero), serta PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk testing and commissioning, pengujian, safety assessment, dan pengecekan Standar Pelayanan Minimum (SPM).
"Kami pastikan semua aspek sarana, prasarananya berkeselamatan, sesuai spekteknya," tutup Putu.
Untuk diketahui, pada periode awal perpanjangan layanan KRL Solo Balapan – Palur, tersedia total enam perjalanan KRL. Layanan KRL melayani Palur – Solo Balapan – Yogyakarta beroperasi pada pukul 06.15 WIB, 09.30 WIB, dan 15.25 WIB.
Sementara itu, layanan KRL Yogyakarta – Solo Balapan – Palur beroperasi pada pukul 08.00 WIB, 13.20 WIB, dan 18.30 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga BBM subsidi aman hingga akhir 2026 meski minyak dunia naik ke US$100 per barel, APBN tetap jadi peredam kejut defisit terkendali.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.