QRIS Tap Belum Bisa Digunakan untuk iPhone, Ini Penjelasannya
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri pertemuan dengan mahasiswa melalui panggilan konferensi video di kediaman negara di Zavidovo, Rusia 25 Januari 2021./Antara-Reuters\r\n
Harianjogja.com, SOLO - Sebuah sumber intelijen Rusia mengatakan bahwa Presiden Vladimir Putin mengidap penyakit kanker.
Putin pun divonis hanya memiliki sisa waktu tiga tahun lagi untuk hidup.
Meski belum diketahui secara pasti kanker apa yang dimaksud, penyakit tersebut menyebabkan tubuh Putin kerap gemetar tak terkendali.
“Ia diperkirakan tak memiliki waktu lebih dari dua atau tiga tahun untuk bertahan hidup,” ujar sumber yang diketahui sebagai pejabat Badan Keamanan Federasi Rusia (FSB) dikutip dari Mirror.
BACA JUGA: Polisi Periksa 11 Saksi Kasus Pelajar SMP Asal Bumijo yang Tewas Dianiaya
Selain itu, Putin juga disebut mulai kehilangan penglihatannya. Suatu ketika, Presiden Rusia itu juga mengalami sakit kepala yang hebat.
Rumor ini semakin beredar luas setelah Putin menolak menggunakan kaca mata karena tak mau terlihat lemah.
Meskipun sebuah sumber lain dari Kremlin mengatakan bahwa Putin telah berhasil mengangkat kankernya setelah melakukan operasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.