BCA Bantu Kesehatan Mata 3.500 Pelajar Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
BCA memeriksa mata lebih dari 3.500 pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melalui program Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang.
Koalisi Indonesia Bersatu/Istimewa
JAKARTA—Pengamat politik Albertus Dino menilai terbentuknya Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) berpotensi menarik Partai Nasdem untuk ikut bergabung. Menurutnya, peluang Nasdem ikut bergabung dengan Golkar, PAN, dan PPP lebih besar dibandingkan Demokrat.
“Kemungkinan Nasdem bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu ini lebih besar jika dibandingkan Demokrat untuk bergabung dengan koalisi itu,” tutur Albertus dalam keterangan, Selasa (17/5/2022).
Ia menilai ada sejumlah faktor yang membuat Nasdem lebih berpeluang untuk ikut bergabung bersama Koalisi Indonesia Bersatu.
Pertama, adanya faktor kedekatan secara personal antara Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Keakraban Surya Paloh dan Airlangga terlihat saat keduanya bertemu beberapa waktu lalu.
"Saya melihat saat pertemuan antara Surya Paloh dan Airlangga Hartarto yang lalu terjalin sangat akrab. Nasdem menerima dengan tangan terbuka kehadiran Golkar,” ujar Albertus Dino.
Direktur Eksekutif Laboratorium Suara Indonesia (LSI) ini menambahkan, kondisi berbeda justru ditunjukkan saat Surya Paloh menerima kunjungan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
“Saya kira itu tidak seakrab Airlangga dari Golkar,” ujarnya.
Faktor kedua, yakni, baik Nasdem maupun Golkar sama-sama partai politik pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo. Hal ini memudahkan Nasdem untuk ikut bergabung dengan KIB yang berisi PAN maupun PPP yang juga pendukung pemerintah.
Faktor ketiga, kata Albertus, Nasdem lebih kemungkinan tertarik untuk bergabung dengan KIB karena sosok Ketum Golkar Airlangga Hartarto.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu dinilai menjadi figur yang mampu menyatukan masyarakat yang sudah telanjur terpolarisasi setelah pilpres 2019. Terlebih, KIB digagas untuk meredam polarisasi dan menyatukan masyarakat Indonesia.
Menurut Albertus, faktor keempat yang membuat Nasdem lebih memungkinkan untuk bergabung dengan KIB yakni, sosok Surya Paloh maupun sebagian besar kader Nasdem merupakan diaspora dari Partai Golkar. Nasdem didirikan setelah Surya Paloh gagal menjadi ketua umum Golkar beberapa waktu lalu.
Albertus menilai, masih ada chemistry antara kader Nasdem dengan Partai Golkar. "Ini akan sangat menarik jika Nasdem akhirnya bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu,” tegas Albertus Dino. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BCA memeriksa mata lebih dari 3.500 pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melalui program Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
V BTS resmi menjadi Global Brand Ambassador Nothing. Ia membintangi kampanye Headphone (1) Pro yang hadir dengan triple-driver dan ANC.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk simpanan rupiah dan valuta asing (valas) di perbankan
Sering cas motor listrik semalaman? Kenali pengaruhnya terhadap baterai, charger, sistem listrik, dan keamanan pengisian.
Spanyol menyepakati larangan penggusuran hingga 2030 setelah kasus Maricarmen Abascal memicu protes terkait krisis perumahan.