Israel Bayar Google Rp741,9 Miliar untuk Tutup Isu Kelaparan di Gaza
Menurut laporan tersebut, pembahasan di Knesset (parlemen Israel) mengenai kampanye hubungan masyarakat ini dimulai hanya beberapa jam setelah pemerintah.
Dok. Tenaga medis membawa pasien. ANTARA FOTO/Ampelsa
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebut adanya temuan kasus hepatitis akut misterius di Indonesia yang menyebabkan 3 anak meninggal dunia di DKI Jakarta.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan awal mula kasus hepatitis akut ditemukan di Indonesia usai tiga pasien anak rujukan di Jakarta Timur dan Jakarta Barat meninggal dunia setelah dirawat di RS Dr Ciptomangunkusumo.
Ketiga pasien tersebut diduga menderita hepatitis misterius yang belum diketahui penyebabnya hingga meninggal dunia. Nadia menyebutkan tiga anak yang meninggal tersebut berusia di bawah 6 tahun dan belum mendapatkan vaksin Covid-19.
"Ini usia di bawah enam tahun, jadi belum dapat vaksin," kata Nadia kepada Bisnis, Selasa (3/5/2022).
Nadia juga menegaskan tiga anak tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri. Selain itu, mereka tinggal di tempat berbeda dan bukan di daerah kumuh.
Sementara itu untuk indikasi penularannya, Nadia menyebutkan pihaknya tengah menyelidikinya. "Ini masih di PE," ujarnya.
Penyelidikan epidemiologi (PE) merupakan penyelidikan yang dilakukan untuk mengenal sifat-sifat penyebab, sumber dan cara penularan serta faktor yang dapat mempengaruhi timbulnya wabah penyakit. Nadia juga mengimbau masyarakat untuk memeriksa anak ke fasilitas layanan kesehatan terdekat apabila timbul gejala.
Adapun, gejala hepatitis misterius antara lain kuning, demam, mual, muntah dan diare. Nadia juga mengungkapkan ada sejumlah tahap yang wajib dilakukan sebagai langkah pencegahan penularan.
“Pertama memastikan makanan dalam keadaaan matang dan bersih, kedua tidak memakai alat makan bersamaan, kemudian rajin mencuci tangan, dan menghindari kontak dengan orang sakit," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Menurut laporan tersebut, pembahasan di Knesset (parlemen Israel) mengenai kampanye hubungan masyarakat ini dimulai hanya beberapa jam setelah pemerintah.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.
Indomobil eMotor hadirkan 4 motor listrik di Jogja. Adora, Tyranno, Sprinto tawarkan fitur modern mulai Rp25 jutaan.
Arema FC hajar PSBS Biak 5-2 di Bantul. Joel Vinicius dan Dalberto cetak brace, trio Brasil jadi kunci kemenangan.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.