Polisi Bakal Sita Duit Rp1 Miliar dari Ibu Indra Kenz Jika Syarat Ini Terpenuhi

Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto Senin, 04 April 2022 23:27 WIB
Polisi Bakal Sita Duit Rp1 Miliar dari Ibu Indra Kenz Jika Syarat Ini Terpenuhi

Indra Kenz, afiliator Binary Option Binomo menyampaikan permintaan maaf kepada masyarkat saat ditampilkan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (25/3/2022)/Antara-Laily Rahmawaty

Harianjogja.com, JAKARTA - Polisi bakal menyita duit Rp1 miliar yang diberikan Indra Kesuma alias Indra Kenz kepada ibunya, perempuan berinisial S, apabila ada indikasi tindak pidana.

"Kalau itu memangg uang yang diberikan adalah hasil dari tindak pidana ini pasti akan disita," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Senin (4/4/2022).

Ramadhan menegaskan semua uang hasil tindak pidana pasti akan disita untuk kemudian dijadikan sebagai barang bukti.

"Semua uang, semua aset yang berasal dari tindak pidana itu akan dilakukan penyitaan," ucap Ramadhan.

Polri menyebut ibu Indra Kenz menerima uang senilai Rp1 miliar dari anaknya. Uang itu digunakan S untuk pengobatan.

"Menurut keterangan saudari S bahwa uang tersebut digunakan untuk keperluan berobat dan untuk keperluan sehari-hari," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko, Jumat (1/4/2022).

Sebelumnya, polisi telah menetapkan Indra Kesuma alias Indra Kenz sebagai tersangka kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option aplikasi Binomo.

Indra Kenz dijerat Pasal 45 ayat (1) jo. Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU dan/atau Pasal 378 KUHP jo. Pasal 55 KUHP.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online