Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi jalan tol./Pixabay
Harianjogja.com, KLATEN –Keberadaan jalan tol Jogja-Solo akan berdampak pada ratusan saluran irigasi terutama di Klaten, Jawa Tengah (Jateng).
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten meminta agar air di saluran irigasi pertanian tetap lancar. Kepala DKPP Klaten, Widiyanti, mengatakan ratusan saluran irigasi yang bersimpangan dengan jalan tol Jogja-Solo ada di sepanjang wilayah antara Kecamatan Polanharjo hingga Prambanan.
Dia mencontohkan di sepanjang sesi 1.2 antara Kecamatan Ngawen hingga Prambanan, ada 133 saluran irigasi. “Kalau total ada lebih dari 200 saluran irigasi,” kata Widiyanti saat ditemui Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) di Sekretariat Daerah (Setda) Klaten, Rabu (16/2/2022).
Widiyanti menjelaskan sejak awal DKPP meminta kepada pelaksana proyek pembangunan jalan tol Jogja-Solo agar menjamin lancarnya air saluran irigasi.
BACA JUGA:Kasus Kematian Bayi Mencurigakan yang Makamnya Dibongkar di Bantul Akhirnya Terungkap
Pasalnya, saluran irigasi itu vital untuk keberlangsungan pertanian di wilayah hilir atau Klaten sisi selatan jalan tol. “Sesuai yang kemarin kami sampaikan, yang penting bagaimana aliran air di bawah [wilayah hilir] itu tetap lancar. Jangan sampai dengan adanya tol ini mengubah debit air,” kata Widiyanti.
Widiyanti mengatakan DKPP bakal mengecek kondisi saluran irigasi saat proses pembangunan berlangsung. Dari penjelasan teknis yang disampaikan pelaksana proyek jalan tol Jogja-Solo.
Widiyanti menjelaskan saluran irigasi yang melintang pada ruas jalan tol dibuat pengaman menggunakan box culvert, salah satu jenis beton pracetak yang sering digunakan untuk saluran air.
“Saat proses pembangunan kami akan mengecek pembangunan saluran irigasnya seperti apa. Kalau dilihat dari apa yang disampaikan, saluran irigasi modelnya dibuat dengan box culvert.
Ketinggiannya memungkinkan orang untuk masuk guna melakukan pembersihan,” jelas dia. Berdasarkan data yang dihimpun, jalan tol Solo-Jogja bakal melintasi 50 desa yang tersebar di 11 kecamatan. Kecamatan-kecamatan itu yakni Polanharjo, Delanggu, Karanganom, Ceper, Ngawen, Klaten Utara, Kebonarum, Karangnongko, Jogonalan, Manisrenggo, dan Prambanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.