PDI Perjuangan DIY Salurkan 25 Tangki Air Bersih ke Gunungkidul
DPD PDI Perjuangan DIY menyalurkan 25 tangki air bersih ke enam kapanewon di Gunungkidul dan mendorong penanganan kekeringan jangka panjang.
Mantan Wapres Jusuf Kalla/Antara-Muh Hasanuddin
MAKASSAR—Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur yang masih mengundang pro dan kontra mendapat tanggapan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Hal ini disampaikan Jusuf Kalla seusai mengikuti pemilihan Eektor Unhas di Kampus Universitas Hasannuddin Makassar, Kamis (27/01/2021).
Dalam pandangan JK, pemindahan ibu kota akan menimbulkan dampak positif bagi pemerintahan daerah. "Bagusnya itu akan memberikan otonomi yang lebih baik kepada daerah nanti,” kata Jusuf Kalla di hadapan wartawan di Makassar.
JK menambahkan, pro dan kontra pemindahan IKN ke Kaltim tidak semestinya berlanjut. Pasalnya, DPR telah menyetujui pemindahan tersebut. "DPR telah ketok palu," ujar JK lagi.
"Itu urusan mereka (pro dan kontra). Tapi yang penting formalitasnya (pemindahan) sudah ada," imbuhnya lagi.
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN) menjadi undang-undang. Bahkan selain itu, DPR juga memutuskan nama baru IKN dengan Nusantara. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPD PDI Perjuangan DIY menyalurkan 25 tangki air bersih ke enam kapanewon di Gunungkidul dan mendorong penanganan kekeringan jangka panjang.
Satyawan Pudyatmoko tiba di Istana Kepresidenan di tengah isu pelantikan pejabat dan rencana pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional.
Pemkab Magelang menanggung biaya pengobatan korban dugaan keracunan es buah. Sebanyak 167 warga dilaporkan telah masuk rumah sakit.
Ubi jalar Bima Pasru di Seyegan, Sleman, mencatat produktivitas 27,8 ton per hektare berdasarkan hasil pengubinan DP3.
Sebanyak 29 Kopdes Merah Putih di Kota Probolinggo mencatat transaksi Rp5,32 miliar sepanjang 2026, didominasi penjualan beras SPHP.
IMCF 2026 di ISI Jogja melibatkan 20 komponis dari lima negara dengan tema Vestigium Sonorum dan kecerdasan artistik.