Cuaca DIY Rabu 19 Agustus: Berawan, Jogja Capai 32 Derajat
Prakiraan cuaca DIY Rabu 19 Agustus 2026 didominasi berawan. Kulon Progo berpotensi udara kabur dan suhu Jogja mencapai 32 derajat.
Direktur BOB Indah Juanita (kedua dari kiri) saat memberikan pemaparan laporan akhir tahun dan perencanaan di 2022, Sabtu (11/12/2021). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Badan Otorita Borobudur akan memperluas area pengembangan untuk memenuhi permintaan pasar hingga ke kawasan Geopark Gunungsewu atau kawasan selatan DIY untuk menambah persebaran wisatawan. Program ini disusun melalui Integrated Tourism Master Plan (ITMP) yang direalisasikan pada 2022 mendatang.
Direktur BOB Indah Juanita menjelaskan Bali menjadi salah satu contoh pemenuhan permintaan pasar dari wilayah DIY dan Jawa Tengah. Melalui gerbang besar Bandara Ngurah Rai, wisatawan bisa disebar secara merata ke berbagai titik. DIY dan Jawa Tengah pun diharapkan wisatawan bisa merata.
“Ini kita tarik ke Jateng DIY ada borobudur, Prambanan, Kraton ini sebagai market ke sini datang, agar wisatawan tidak mampir ke Borobudur lalu balik lagi ke Bali. Maka dibuatkan travel pattern yang mengarah ke semua daerah, DIY Jateng harus dibikinkan agar menyebar. Ini perlu aksesibilitas, atraksi dan amenitas tersebar maka dibangun market demand,” katanya dalam penyampaian laporan akhir tahun, Sabtu (11/12/2021).
Indah menambahkan, lembaganya sudah mengajukan perluasan ke Kementerian PUPR dan Bappenas karena berkaitan dengan infrastruktur, dari seluruh pengajuan pengembangan tersebut belum semuanya disetujui karena berkaitan dengan anggaran. Akantetapi ia memastikan ada perluasan untuk memenuhi permintaan pasar termasuk mencakup kawasan Gunungkidul, sisi selatan DIY, Geopark Gunungsewu dan Solo, Sangiran.
“Melihat angka pendanaan besar maka tahap kedua market demand yang disetujui ada di wilayah Semarang Solo Sangiran, Bantul, Kulonprogo, sampai ke Dieng, Merapi Merbabu, kawasan karst selatan DIY termasuk Geopark Gunungsewu,” katanya.
Direktur Destinasi Pariwisata BOB Agustin Peranginangin menyatakan saat ini sedang dipetakan kawasan tersebut masuk di kabupaten atau kota di DIY dan Jawa Tengah. Tetapi ia memperkirakan setidaknya mencakup sekitar 35 kabupaten.
“Saat ini menyusun master plan Borobudur Jogja Prambanan. Bisa dikembangkan Dieng karimunjawa, Sangiran, Merapi Merbabau, Selatan Jogja, Karst Gunungkidul, kabupaten seluruhnya dipetakan dulu, Dieng itu saja ada enam kabupaten, kita akan lihat mana yang potensial, akan disarikan kabupaten mana yang jadi prioritas,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY Rabu 19 Agustus 2026 didominasi berawan. Kulon Progo berpotensi udara kabur dan suhu Jogja mencapai 32 derajat.
Badan Geologi memastikan kepulan asap di lereng Gunung Raung bukan erupsi, melainkan akibat kebakaran lahan.
Transjakarta mengerahkan armada bantuan untuk dua rute guna melayani penumpang terdampak gangguan Commuter Line Bogor-Jakarta Kota
Raperda toko swalayan Bantul mendapat lima amendemen, termasuk batas jarak, kuota produk UMKM, CSR, pengawasan, dan sanksi.
Harga emas Antam hari ini, Kamis 20 Agustus 2026, naik Rp80.000 menjadi Rp2.725.000 per gram. Simak harga lengkap dan buyback.
Houthi mengklaim menyerang delapan kapal tanker Arab Saudi dan menghadang 48 kapal sejak 20 Juli, termasuk serangan ke kilang Aramco Jazan.