Sirekap Error, Prabowo-Gibran Dapat Ratusan Suara Gratisan dari Depok
Kelemahan pada aplikasi Sirekap milik KPU membuat perolehan suara Prabowo-Gibran melambung di Depok, Jawa Barat.
Seorang petugas medis memegang vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech di Rumah Sakit Careggi, Florence, italia, Minggu (27/12/2020)./Antara-Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Vaksin dosis ketiga atau booster Pfizer diklaim ampuh melawan varian Omicron 25 kali lebih tinggi dibandingkan vaksin biasa. Hal tersebut tentunya menjadi kabar baik di tengah merebaknya kasus penularan varian Omicron di dunia.
dr. Adam Prabata menyebutkan booster vaksin Pfizer dapat meningkatkan kemampuan penetralisir antibodi terhadap antibodi terhadap varian Omicron.
"Press release terbaru dari Pfizer menyatakan bahwa booster vaksin Pfizer dapat meningkatkan kemampuan penetralisir antibodi terhadap antibodi terhadap varian Omicron," tulis Adam seperti dikutip dari Instagram @adamprabata, Kamis (9/12/2021).
Beberapa penelitian sebelumnya menyatakan varian Omicron dapat menurunkan kemampuan penetralisir antibodi hingga beberapa kali lipat sehingga memunculkan kekhawatiran kemampuan vaksin.
Lebih jauh, dia mejelaskan perlindungan setelah booster vaksin Pfizer terhadap varian Omicron diduga sama kuatnya dengan 2 dosis vaksin terhadap varian awal.
Namun demikian, dua dosis pertama pertama diduga masih dapat melindungi diri dari Covid-19 berat yang disebabkan oleh varian Omicron. Sebab, 80 persen epitop dari protein spike yang bisa dikenali oleh sel T CD8+ tidak terpengaruh oleh mutasi pada varian baru tersebut.
BACA JUGA: Data 9 Desember 2021: Covid-19 DIY Bertambah 10 Kasus, Ini Detailnya
Produsen Pfizer-BioNTech mengeklaim vaksin dosis ketiga atau booster mampu melawan varian Omicron dalam uji laboratorium.
Temuan tersebut menjadi pertanda awal bahwa booster vaksin bisa menjadi kunci dalam melindungi tubuh manusia dari varian Omicron yang saat ini menjadi perhatian WHO.
Pfizer-BioNTech mengatakan dua dosis vaksin mereka menghasilkan antibodi penetralisasi yang jauh lebih rendah, tetapi masih dapat melindungi dari penyakit parah.
"Garis pertahanan pertama, dengan dua dosis vaksinasi, mungkin bisa ditembus [virus Omicron]. Tiga dosis vaksinasi diperlukan untuk mengembalikan perlindungan," kata Direktur Medis BioNTech Ozlem Tuereci seperti dikutip dari Antara, Kamis (8/12/2021).
Lebih lanjut, pihak Pfizer-BioNTech menuturkan bahwa mereka bisa menyediakan vaksin khusus untuk melawan Omicron pada Maret 2022 jika diperlukan. Dengan demikian, kedua perusahaan itu menjadi produsen pertama vaksin Covid-19 yang merilis perkembangan kemanjuran vaksin mereka terhadap varian Omicron.
Dalam sampel darah yang diambil sekitar sebulan setelah dosis ketiga diberikan, varian Omicron dinetralisasi dengan efektivitas yang sama dengan dua dosis yang menghalau varian asli yang ditemukan di China.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kelemahan pada aplikasi Sirekap milik KPU membuat perolehan suara Prabowo-Gibran melambung di Depok, Jawa Barat.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.