Magelang Perkuat Koordinasi Jelang Lebaran dan Arus Mudik
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Ketua Dekranasda Kabupaten Magelang, Christanti Zaenal Arifin melihat produk UMKM.IST/dokumen
Harianjogja.com, MAGELANG-Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Magelang mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Pendataan Usaha Mikro atau Sidumi yang bertujuan untuk pendataan digital usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayah ini.
Kepala Bidang UMKM Disdagkop UKM, Hery Purwanto mengungkapkan aplikasi Sidumi ini ditujukan untuk memperbarui data UMKM di Kabupaten Magelang. "Di Sidumi, data UMKM akan disajikan dalam bentuk digital," katanya, Rabu (10/11/2021).
Aplikasi ini berisi profil UMKM yang ada di Kabupaten Magelang. Nantinya, pelaku UMKM diharapkan bisa ikut mengisi data sendiri di aplikasi tersebut. Data ini mencakup profil lengkap mulai nama, alamat, jenis produk, ketersediaan barang hingga harganya.
Data yang terisi ini selanjutnya bisa diakses oleh masyarakat umum. "Jadi, arah ke depannya akan menjadi katalog atau etalase digital. Masyarakat yang membutuhkan produk UMKM bisa mencari informasi di Sidumi," jelasnya.
Baca juga: JELAJAH MAGELANG: Di Kampung Ini Ada Lebih dari 30 Usaha Sablon Kaus
Selain pendataan, ke depan, Sidumi juga akan dikembangkan menjadi sarana menghubungkan antar UMKM untuk berbagi dan belajar bersama serta peluang kemitraannya. Tujuan lain, juga akan menjadi ajang sosialisasi program-program pemerintah untuk UMKM. Jika ada program Pemerintah untuk UMKM, maka sasarannya berdasarkan data di Sidumi.
Kasi Bimbingan dan Jaringan Usaha (Bimjarus) Disdagkop UKM Kabupaten Magelang, Sudarsono menambahkan aplikasi Sidumi ini nantinya akan dikembangkan dalam bentuk website, dan arah ke depannya menjadi aplikasi digital.
"Saat ini kami masih pendataan UMKM sampai Desember. Hasilnya akan menjadi basic data yang dimasukkan ke aplikasi. Target kami pada 2022 nanti sudah open data. Jika sudah open data, maka pelaku usaha bisa memperbarui data tersebut sesuai situasi terkini," katanya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menegaskan kusta bukan kutukan dan mengajak masyarakat menghapus stigma terhadap penyintas melalui deteksi dini.
Polri melimpahkan kasus dugaan korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah ke Kejaksaan Agung. DPR memastikan proses hukum dikawal hingga tuntas.
Kemensos terus mendampingi anak di Sukabumi yang kerap mencium bau BBM. Asesmen menunjukkan perkembangan perilaku, tetapi pendampingan berlanjut.
KDMP Bentangan Klaten menggaji dua pegawai Rp1,5 juta per bulan dari pendapatan operasional dengan omzet rata-rata Rp40 juta setiap bulan.
Jayden Adams meninggal dunia pada usia 25 tahun. Berikut profil, perjalanan karier, dan prestasi gelandang timnas Afrika Selatan itu.