Berikut Deretan Tokoh yang Kunjungi Open House Menteri Investasi Rosan
Menteri Investasi Rosan P Roeslani menggelar open house di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Selasa (1/4/2025).
Ilustrasi/Antara-Mohammad Ayudha
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan peningkatan kasus Covid-19 terjadi di 105 kabupaten/kota.
Namun, Menko memastikan bahwa peningkatan kasus tersebut masih dalam kendali.
“Tapi kita lihat ada indikasi naik turun itu. Tentu kita perlu waspadai, makanya banyak nanti langkah-langkah yang kita lakukan. Terkadang mungkin dianggap terlalu ketat tapi kita tidak punya pilihan,” katanya dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Setpres, Senin (25/10/2021).
Presiden Joko Widodo, kata Luhut, juga telah mengingatkan seluruh pembantunya untuk mengawasi kabupaten/kota tersebut secara lebih mendetail dan menurunkan tim di lapangan guna melakukan intervensi.
Lebih lanjut, Menko juga mengingatkan pentingnya vaksinasi Covid-19 bagi kelompok lansia.
Menurutnya, peningkatan cakupan vaksinasi bagi lansia merupakan syarat bagi daerah untuk menurunkan level PPKM.
“Karena sekarang yang meninggal rata-rata adalah lansia dan [orang] berkomorbid serta yang belum divaksinasi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Menteri Investasi Rosan P Roeslani menggelar open house di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Selasa (1/4/2025).
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.