Terungkap! Motif Bayi Ditinggal di KA Sancaka Solo, Ini Kronologinya
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
Ilustrasi
Harianjogja.com, JAKARTA – Pada tanggal 4 Oktober 2021, ketiga platform media sosial Facebook, Instagram, dan Whatsapp down selama sekitar enam jam.
Beberapa situs dan netizen di Twitter dan Facebook mengklaim bahwa hal tersebut disebabkan oleh Sun Jisu, peretas China berusia 13 tahun.
Selain itu, bahkan beberapa media mengatakan bahwa Sun Jisu berada di balik penangguhan layanan media sosial di dunia. Kata “Sun Ji Su” juga telah menduduki puncak mesin pencari terkenal di platform Twitter selama beberapa waktu.
Namun faktanya, hal tersebut adalah informasi yang hoax atau palsu. Dilansir dari Techcarp, berikut beberapa alasannya.
Tidak ada media arus utama yang menyalah China selama pemadaman tersebut. Praktis semuanya merujuk pada spesialis keamanan siber yakni paling mungkin disebabkan karena kegagalan DNS.
2. Media Reuters + NYT tidak melaporkan peretas China manapun
Reuteurs dan New York Times tidak menyebutkan bahwa penyebabnya dilakukan oleh Sun Jisu yakni peretas China berusia 13 tahun. Klaim bahwa kedua media menyebutkan Sun Jisu adalah kebohongan.
Faktanya, tidak ada hacker China berusia 13 tahun yang bernama Sun Jisu / Sun Ji Su / Sun Ji So / Sun Ji Soo. Selain itu, Sun Jisu / Sun Ji Soo adalah nama Korea, bukan China. Namun pada dasarnya, Sun Jisu itu tidak ada.
Wang Zhengyang berusia 13 tahun pada waktu itu dan pada tahun ini berusia 20 tahun. Foto yang tersebar sendiri adalah ketika Wang Zhengyang berbicara di Konferensi Keamanan Internet Tiongkok 2014.
Layanan Facebook tidak dijatuhkan oleh peretas, tetapi perubahan konfigurasi yang dimulai oleh tim teknik mereka sendiri secara internal. Hal ini dikonfirmasi oleh Wakil Presiden Infrastruktur Facebook, Santosh Janardhan.
Facebook menjalankan sistem internal mereka melalui server yang sama, sehingga mereka tidak bisa mengakses saat server tersebut offline. Selain itu, staf Facebook tidak dapat memperoleh akses ke kantor yang tidak ditentukan menggunakan kartu kunci mereka.
Masalah lainnya dikarenakan banyak staf Facebook yang bekerja dari rumah karena tindakan pencegahan COVID-19, sehingga menjadi masalah bagi para insinyur yang mencoba mendapatkan akses ke pusat data Facebook di Santa Clara, California.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Polisi ungkap kasus bayi dibuang di KA Sancaka Solo. Dua orang tua kandung jadi tersangka, ini kronologi lengkap dan motifnya.
WhatsApp memiliki sejumlah fitur tersembunyi yang jarang diketahui pengguna. Mulai dari Chat Lock, transkrip pesan suara, hingga dua akun dalam satu aplikasi.
Imigrasi Kulonprogo memperketat penerbitan paspor setelah 347 calon PMI mengajukan permohonan sepanjang 2026 guna mencegah keberangkatan nonprosedural.
Harga emas Pegadaian hari ini Senin 13 Juli 2026 bervariasi. Emas Antam 1 gram Rp2,762 juta, UBS Rp2,647 juta, dan Galeri 24 Rp2,634 juta.
FIFA kaji penambahan peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim. Usulan ini bisa buka peluang besar bagi Indonesia lolos ke putaran final.
Cara atasi badan pegal tanpa obat: peregangan, istirahat cukup, minum air, mandi hangat, pijat, hingga konsultasi ke dokter jika tak kunjung hilang.