Spanyol Comeback, Taklukkan Inggris 3-2 di Wembley
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat FSP RTMM SPSI Sudarto (tengah). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Sebanyak 100 buruh rokok dari berbagai daerah akan melakukan longmarch menuju ke Istana Negara untuk menemui Presiden Jokowi. Mereka akan membawa lukisan hasil karya petani tembakau sekaligus menyampaikan aspirasi ke Jokowi untuk menunda kenaikan cukai rokok.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat FSP RTMM SPSI Sudarto menjelaskan aksi jalan kaki itu akan dilakukan pada pada 11 Oktober 2021 mendatang dimulai dari kantor pusat organisasinya di kawasan Ciracas menuju Istana Negara dengan jarak sekitar 30 kilometer. Jumlah buruh yang akan ikut sebanyak 100 orang dan semuanya akan mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing.
BACA JUGA : Perusahaan di DIY Mulai Pekerjakan Buruh yang Dirumahkan
“Dalam longmarch ini kami akan membawa lukisan karya petani tembakau MN Wibowo dengan panjang 2 meter x 1,5 meter untuk kami bawa ke istana,” katanya Selasa (5/10/2021).
Sudarto menambahkan aksi long march itu dilakukan sebagai tindakan untuk memprotes rencana kenaikan cukai rokok yang akan kembali diberlakukan pada 2022 mendatang, setelah upaya lobi belum mendapatkan tanggapan dari pusat. Ia memastikan pelaksanaan jalan kaki akan dilakukan dengan protokol kesehatan.
“Kalau tidak pandemi mungkin kami mengerahkan 100.000 orang, tetapi kami memahami situasi sehingga hanya sekitar 100 orang untuk jalan kaki, agar bisa menemui Pak Jokowi atau paling tidak pejabat Sekretariat Presiden,” katanya.
Ia sangat berharap dapat bertemu langsung dengan Presiden Jokowi untuk dapat menyampaikan aspirasi secara langsung. Menurutnya rencana kenaikan cukai rokok akan membunuh produk kearifan lokal berupa sigaret kretek tangan (SKT) yang jumlah pabriknya tergolong banyak di Indonesia. “Setiap tahun ini sejan 10 tahun terakhir ada 6.000 buruh rokok yang terkena PHK, kalau cukai terus dinaikkan tentu akan semakin banyak buruh yang harus kehilangan pekerjaan,” katanya.
BACA JUGA : Serikat Buruh DIY Berharap PPKM Tak Diperpanjang
Ketua PD FSP RTMM SPSI DIY, Waljid Budi Lestarianto menyatakan sejak tahun 2017 sudah ada dua perusahaan rokok di DIY yang tutup, dari sebelumnya total ada delapan pabrik. Sebagian besar pabrik tersebut memproduksi SKT.
“Sehingga buruh rokok DIY ikut ambil bagian untuk melakukan aksi dalam menyampaikan aspirasi ini. Kami juga sudah membahas langkah apa yang harus ditempuh ketika aspirasi kami ini nanti tidak mendapatkan tanggapan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.