UKDW Masuk Top 100 WURI 2026
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Sejumlah masyarakat Papua yang pernah tinggal di Semarang saat temu kangen dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di warung makan Teras Timika, Selasa (5/10)./Istimewa
Harianjogja.com, MIMIKA - Jawa Tengah memberikan kesan mendalam bagi sebagian besar masyarakat Papua. Mereka yang pernah tinggal di sana merasakan betul keramahan masyarakat Jateng pada mereka.
Hal itu disampaikan sejumlah masyarakat Papua yang pernah tinggal di Semarang saat temu kangen dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di warung makan Teras Timika, Selasa (5/10). Kedatangan Ganjar membuat ingatan mereka kembali saat tinggal di Jawa Tengah beberapa tahun lalu.
"Saya tinggal di Semarang cukup lama, sejak 2008 sampai 2017. Saat saya di sana, saya merasa betah karena masyarakat Jateng itu ramah-ramah dengan kami," kata Fransiskus,32, warga Timika.
Selain masyarakatnya, Fransiskus juga mengatakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga sangat menyenangkan. Menurutnya, Ganjar adalah sosok seorang bapak yang memiliki kasih sayang pada semua masyarakatnya, termasuk warga Papua yang ada di sana.
"Beliau sosok bapak, punya kasih seorang bapak pada masyarakat di sana, bahkan ke kami para pelajar dan mahasiswa Papua. Beliau sangat peduli sama kami, kami sering ketemu, diskusi santai," terangnya.
Hal senada disampaikan Ricardo,34, warga Papua lainnya. Ia yang tinggal di Jateng pada 2006 lalu merasakan betul bagaimana Jateng khususnya Semarang sudah seperti rumahnya sendiri.
"Suasananya buat betah, masyarakatnya sangat ramah dan adem. Mereka antusias pada kami anak-anak Papua dan kami pun beradaptasi dengan cepat sekali di sana. Orang Jateng kami sangat senang, mereka santun, rendah hati dan kami sangat cocok selama tinggal di sana," katanya.
Sosok Ganjar sendiri lanjut dia juga sosok pemimpin yang peduli dan merakyat. Ia sosok orang tua bagi semua masyarakat, termasuk masyarakat Papua.
"Saat pandemi kemarin, saya melihat pak Ganjar datang kunjungi adik-adik saya di asrama. Waw luar biasa, sosok pemimpin yang rendah hati, merakyat dan sangat milenial," jelasnya.
Ganjar juga merasakan sambutan hangat masyarakat Papua padanya. Sejak berada di Papua, masyarakat menyambutnya dengan antusias dan penuh suka cita.
"Saya senang sekali, karena masyarakatnya begitu ramah. Pokoknya, Papua i love you full," kata Ganjar. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW tidak hanya berfokus pada kualitas akademik, tetapi juga menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan masa depan
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.