Update Harga Emas Hari Ini: Stabil di Rp2,26 Juta per Gram
Harga emas perhiasan 30 Maret 2026 stabil. Simak daftar lengkap harga emas semua karat dari Lakuemas dan Rajaemas.
Kemasan vaksin Covid-19 diperlihatkan di Command Center serta Sistem Manajemen Distribusi Vaksin (SMDV), Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/1/2021). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Harianjogja.com, JAKARTA - Vaksin Sinovac disebut sangat efektif menghindari dampak parah dari virus Corona.
Studi pemerintah Malaysia menemukan 0,011% dari sekitar 7,2 juta penerima suntikan memerlukan perawatan di unit perawatan intensif untuk infeksi. Sebaliknya, 0,002% dari sekitar 6,5 juta penerima vaksin Pfizer/BioNTech membutuhkan perawatan ICU untuk infeksi, sementara 0,001% dari 744.958 penerima vaksin AstraZeneca membutuhkan perawatan serupa. Demikian dilansir dari Asia Nikkei.
Meskipun suntikan vaksin dari Pfizer/BioNTech dan AstraZeneca menunjukkan tingkat perlindungan yang lebih baik.
Vaksin tersebut telah di bawah pengawasan menyusul laporan infeksi di antara petugas kesehatan yang diimunisasi penuh dengan Sinovac di Indonesia dan Thailand.
Dilansir dari Malaysiakini, Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin memastikan semua vaksin Covid-19 dalam Program Imunisasi Nasional Covid-19 sangat efektif mencegah kematian dan sakit parah akibat penyakit tersebut.
Namun, dia mengatakan kementerian sedang melakukan studi lebih lanjut tentang vaksin Sinovac, termasuk kemungkinan memberikan suntikan booster bagi penerimanya.
Kalaiarasu Peariasamy, direktur di Institute for Clinical Research yang melakukan penelitian bersama dengan gugus tugas COVID-19 nasional, mengatakan vaksinasi telah mengurangi risiko masuk ke perawatan intensif sebesar 83% dan menurunkan risiko kematian. sebesar 88 persen berdasarkan penelitian yang lebih kecil yang melibatkan sekitar 1,26 juta orang.
"Tingkat terobosan untuk penerimaan unit perawatan intensif sangat rendah," katanya, menambahkan penerimaan ICU secara keseluruhan di antara individu yang divaksinasi penuh mencapai 0,0066 persen.
Tingkat kematian orang yang divaksinasi lengkap juga rendah yaitu 0,01% dan mayoritas dari mereka berusia di atas 60 tahun atau dengan penyakit penyerta.
Ada perbedaan demografi penerima ketiga vaksin dan itu bisa menghasilkan hasil yang berbeda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga emas perhiasan 30 Maret 2026 stabil. Simak daftar lengkap harga emas semua karat dari Lakuemas dan Rajaemas.
Pendakian Gunung Gede Pangrango ditutup 27-28 Mei 2026. TNGGP siagakan petugas untuk cegah pendaki ilegal.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.