Masjid Sheikh Zayed Solo Gelar Festival Haji dan Kurban 50 Sapi
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.
Ilustrasi/Bisnis
Harianjogja.com, PURWAKARTA – Ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kabupaten Purwakarta belum lama ini mendapat bantuan sebanyak 5 kg beras. Bantuan tersebut diklaim untuk meringankan beban mereka selama penerapan PPKM.
Ketua DPC Organda Kabupaten Purwakarta Tatan Margandi menuturkan, pihaknya cukup mengapresiasi perhatian yang diberikan pemerintah kepada para sopir angkot di wilayahnya. Hanya saja, menurutnya bentuk bantuan tersebut sangat tidak wajar.
“Para sopir angkot menjadi salah satu yang sangat merasakan dampak besar pandemi ini apalagi selama penerapan PPKM atau pemberlakuan pembatasan jalur,” ujar Tatan saat dihubungi, Minggu (7/8/2021).
Tatan tak menampik, selama pandemi Covid-19 yang sudah berjalan dua tahun ini bantuan yang diterima para sopir ini sangatlah minim. Yakni, baru bantuan besar sebanyak 5 kg untuk masing-masing sopir. Itupun, bantuan dari Kementerian Sosial melalui Dinas Sosial.
“Saat ini, seluruh sopir sudah mengeluhkan soal kondisinya kepada kami. Kami juga telah melaporkan kondisi ini ke provinsi, baik secara lisan maupun tertulis,” jelas dia.
Tatan menegaskan, jika berbicara Organda berarti tidak hanya seputaran sopir angkutan kota atau angkutan pedesaan saja. Karena, di Organda ini menaungi seluruh armada. Termasuk, sopir angkutan barang, dan juga sopir travel.
Adapun jumlah sopir yang ada di bawah naungan organisasinya, ada lebih dari 1.000 orang, 900 orang di antaranya merupakan sopir angkot dan angkutan pedesaan. Sedangkan sopir yang sudah mendapat bantuan beras baru 800 orang. Sisanya, belum tersentuh bantuan.
“Padahal saat ini kondisi di lapangan para sopir itu sudah sangat ‘lapar’,” seloroh dia.
Aturan PPKM level 4, katanya, berimbas pada penyekatan sejumlah ruas jalan. Dengan ditutupnya ruas jalan ini, membuat sopir semakin merana.
“Saat ini, pemerintah pusat maupun daerah hanya fokus pada vaksinasi saja. Padahal, isi perut juga jauh lebih penting,” imbuh dia.
Tatan mengaku, para sopir di lapangan sering curhat. Bahkan, saking sulitnya menghadapi kondisi saat ini, mereka sudah tak takut lagi terpapar Covid-19. Karena di rumah mereka, ada perut-perut yang harus menahan lapar.
BACA JUGA: Mobilitas Warga di DIY Diklaim Turun 30%
Terkait dengan bantuan dari Kemensos, pihaknya juga menilai bantuan itu sangat jauh dari ideal. Lantaran, hanya berupa beras 5 kilogram. Bantuan ini, sangat jauh berbeda dengan pemberian dari pemerintah daerah sebelumnya. Yakni, kalau ada penyekatan jalan, seperti imbas HUT Purwakarta atau car free day, para sopir, terutama sopir angkot suka dikasih kompensasi.
“Ya kalau boleh nawar, minimalnya sembako komplit. Bukan menampik, kalau hanya beras lima kilogram, kami mengelus dada. Beras itu kan harus dimasak, butuh buat beli gasnya, butuh buat temen nasinya,” tambah dia.
Karena kondisi ini, lanjut Tatan, pihaknya mempertanyakan dan meminta solusi dari pemerintah daerah. Karena hingga saat ini, sentuhan langsung dari pemerintah daerah untuk para sopir belum dirasakan. (K60)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Masjid Sheikh Zayed Solo gelar Iduladha 2026 dengan 50 sapi kurban dan Festival Bulan Haji. Ada pasar gratis hingga nikah massal.
1.600 penginapan tanpa izin terancam dihapus dari Airbnb, Agoda, dan Traveloka mulai 1 Agustus 2026.
Marc Marquez berpeluang comeback di MotoGP Italia 2026 usai pulih dari cedera kaki dan operasi bahu. Ducati masih menunggu hasil tes medis terakhir di Mugello.
Frank Lampard raih penghargaan pelatih terbaik LMA setelah bawa Coventry City promosi ke Premier League. Simak profil prestasi Lampard dan para pemenang lainnya
Rekomendasi HP baterai jumbo 7000 mAh terbaik 2026 untuk driver ojol. Performa stabil, anti panas, dan awet seharian di jalan. Simak daftar lengkapnya.
PDIP Kota Jogja tekankan Iduladha 1447 H sebagai momentum solidaritas sosial dan rencana kurban 5 sapi 4 kambing.