Duka Budaya! Pelestari Wayang Kertas Legendaris Mbah Brambang Wafat
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Jantung/Boldsky
Harianjogja.com, JAKARTA – Beberapa penelitian menyebut bahwa orang yang bekerja berjam-jam memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung.
Dalam 16 bulan terakhir pandemi, orang-orang yang telah bekerja dari rumah telah menghabiskan lebih banyak waktu daripada jika mereka berada di gedung kantor.
Dokter Narayan Gadkar, konsultan ahli jantung dari Zen Multispecialty Hospital mengatakan bahwa jam kerja yang panjang tanpa henti dapat memberi tekanan pada jantung seseorang yang menyebabkan serangan jantung.
“Anda akan terkejut mengetahui bahwa bekerja setidaknya 55 jam per minggu dikaitkan dengan risiko penyakit jantung iskemik dan stroke yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang-orang yang bekerja selama sekitar 40 jam seminggu. Bekerja berjam-jam dapat meningkatkan mortalitas dan morbiditas akibat penyakit jantung iskemik dan stroke melalui stres psikososial,” ucap Narayan, dilansir dari Times of India, Kamis (5/8/2021).
Namun, semua dokter tidak merasakan hal yang sama. Dokter Tilak Suvarna, ahli jantung intervensi senior, Asian Heart Institute mengatakan tidak tepat jika jam kerja yang panjang karena bekerja dari rumah dapat menyebabkan penyakit jantung, karena ada beberapa faktor lain yang lebih memungkinkan seseorang terkena penyakit jantung.
“Ada beberapa faktor lain seperti tekanan mental terkait pengangguran, ketakutan terkait infeksi Covid-19, berkurangnya aktivitas fisik akibat lockdown yang dapat meningkatkan risiko jangka panjang penyakit jantung selama pandemi.” Ucap Dr Tilak.
Berikut tips yang dapat Anda lakukan demi menjaga kesehatan jantung selama pandemi Covid-19:
1. Jangan abaikan check-up
Saat ini, tetap berhubungan dengan dokter Anda melalui konsultasi video atau panggilan atau bahkan whatsapp sangat diperlukan karena pemeriksaan rutin kesehatan Anda sangat penting. Manfaatkan teknologi untuk menghindari penundaan jika Anda memiliki masalah kesehatan.
2. Kelola kadar kolesterol
Jangan makan makanan olahan atau gorengan yang dapat menyebabkan kadar kolesterol abnormal. Kolesterol merupakan salah satu penyebab potensial penyakit jantung. Oleh karena itu, ini adalah waktu yang tepat untuk memeriksa kadar kolesterol Anda.
3. Fokus dengan jadwal rutinitas
Anda harus mengikuti rutinitas yang telah ada, setiap hari. Siapkan waktu untuk latihan olah tubuh, tetap stabil menjaga pola makan. Pertahankan rutinitas tidur yang baik tujuh hingga delapan jam sehari dan cobalah untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri.
4. Tetap aktif secara fisik
Ini sangat penting! Hanya berjalan selama 40 menit setiap hari telah terbukti meningkatkan kesehatan jantung. Coba untuk berenang, berlari atau bersepeda karena bagus untuk jantung Anda. Jika Anda sudah menjadi pasien jantung maka jangan berlebihan saat berolahraga. Tetaplah bergerak di rumah sesuai dengan anjuran dokter, mungkin berjalan kaki atau bahkan melakukan aerobik untuk meningkatkan sirkulasi darah.
5. Pilih makanan dengan kandungan seimbang
Pilih makanan yang meningkatkan kekebalan tubuh Anda yang mencakup semua nutrisi penting dan mineral. Makanlah dengan banyak sayuran hijau dan buah-buahan, untuk non-vegetarian seminggu sekali ayam dan ikan baik-baik saja.
Hindari makan makanan pedas, berminyak, kalengan, asin, dan manis yang memiliki pemanis buatan dan banyak garam. Hilangkan minuman berkarbonasi dari diet. Kurangi konsumsi alkohol dan berhenti merokok atau menggunakan tembakau dalam bentuk apa pun, karena hal itu dapat merusak jantung Anda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Mbah Brambang, pelestari wayang kertas asal Sukoharjo, meninggal dunia di usia 95 tahun. Dedikasi lebih dari 60 tahun untuk budaya.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.