Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi saat melakukan cek arus balik di Pospam Kalikangkung./Bisnis-Alif Nazzala Rizki
Harianjogja.com, SEMARANG - Kepolisian Daerah (Polda) Jateng akan mengusut penimbun obat-obatan maupun oksigen dalam massa PPKM Darurat.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, saat ini beredar informasi bahwa ada oknum tertentu yang menimbun alat kesehatan, obat dan oksigen di tengah pelaksanaan PPKM Darurat.
Dia menjelaskan, sangat tidak etis jika dalam situasi pendemi Covid-19 ada masyarakat yang menimbun oksigen, obat-obatan dan peralatan kesehatan.
“Dirkrimsus Polda Jawa Tengah sedang melakukan mapping jika dijumpai ada penimbunan oksigen, obat dan peralatan medis. Kami akan tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya Selasa (6/7/2021).
Dia juga menyoroti beredarnya berita atau informasi yang tidak benar (hoaks) sehingga menimbulkan kegaduhan.
“Banyak beredar hoaks yang memutar baikkan fakta. Akibatnya menimbulkan kegaduhan ditengah-tengah masyarakat. Ini akan kita sidik. Untuk itu, kami minta kepada wartawan untuk menyampaikan pemberitaan yang edukatif kepada masyarakat terkakait dengan PPKM Darurat ini,” jelasnya.
Luthfi juga mengakui bahwa PPKM Darurat ini membuat seluruh kegiatan masyarakat terkendala. Dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap sabar serta melaksanakan protokol kesehatan dengan penuh kedisplinan.
“Saat ini kasus Covid-19 cukup tinggi. Untuk itu, PPKM Darurat harus kita terapkan. Pemkab/Pemkot, TNI, Polri bergeraka secara massif sehingga kita bebas dari virus Covid-19,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Permintaan pisau kurban dan kapak sembelih di Kulonprogo melonjak hingga 100 persen menjelang Iduladha 2026.
9 WNI peserta flotilla Gaza ditangkap Israel. Kemlu RI bergerak cepat menempuh jalur diplomatik dan perlindungan kekonsuleran.
BPKAD Kota Jogja mengimbau warga membayar pajak daerah lewat virtual account agar lebih aman dan terhindar dari modus penipuan.