Kapal Migran Dikabarkan Terbalik di Lepas Pantai Suriah, 61 Orang Tewas
Kapal terbalik di lepas pantai Suriah menewaskan sedikitnya 61 orang yang merupakan migran dan pengungsi.
Ilustrasi - Umat Muslim mengelilingi Kabah di Mekah, Arab Saudi./Bloomberg
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah Arab Saudi akan menggelar ibadah haji tahun ini dengan kondisi khusus. Teknis penyelenggaraan ibadah haji akan segera diumumkan oleh Kementerian Haji dan Umrah.
Pihak kementerian mengatakan teknis pelaksanaan ibadah haji akan berpedoman pada kontrol dan protokol kesehatan Covid-19. Arab Saudi ingin memastikan kesehatan dan keselamatan para jemaah.
"Kerajaan mengutamakan kesehatan dan keselamatan manusia," ujar juru bicara kementerian dikutip dari Arabnews.com, Senin (10/5/2021).
BACA JUGA : Arab Saudi Pastikan Buka Ibadah Haji Tahun Ini
Hal itu didasarkan pada kemampuan kerajaan memfasilitasi pengunjung Masjidil Haram dan Masjid Nabawi melakukan ritual haji dan umrah dengan mudah dan aman.
Saat ini otoritas kesehatan Arab Saudi terus menilai kondisi dan mengambil semua tindakan untuk memastikan keselamatan.
Tahun lalu Arab Saudi membatasi jemaah haji tak lebih dari 10.000 orang. Hanya mereka yang berdomosili di Arab Saudi yang boleh mengikuti haji, baik warga negara lokal maupun ekspatriat. Usia jemaah juga dibatasi dan tidak ada lanjut usia yang diizinkan.
Tahun ini Arab Saudi mensyaratkan calon jemaah haji sudah menerima vaksin Covid-19 sebelum melaksanakan ibadah haji.
Belum ada detil informasi jemaah dari negara mana saja yang diizinkan datang ke Tanah Suci.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : ArabNews.com
Kapal terbalik di lepas pantai Suriah menewaskan sedikitnya 61 orang yang merupakan migran dan pengungsi.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.