Mendag Budi Ungkap Sikap Indonesia soal Tiga Isu Dagang di G20
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Foto ilustrasi. /Antara Foto
Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sepanjang April 2021, terjadi 807 kali gempa tektonik di wilayah Indonesia.
"Jumlah tersebut turun dibandingkan Maret yang tercatat sebanyak 916 kali," kata Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Selasa.
Dia menjelaskan gempa yang terjadi selama April 2021 didominasi gempa dengan magnitudo kecil di bawah 5,0 sebanyak 785 kali, turun dibandingkan Maret yang tercatat 896 kali gempa kecil.
Sedangkan gempa signifikan dengan magnitudo di atas 5,0 jumlahnya meningkat yaitu sebanyak 22 kali sedangkan Maret hanya 20 kali.
Gempa dengan guncangan dirasakan oleh masyarakat selama April terjadi 69 kali, jumlah ini meningkat dari bulan sebelumnya sebanyak 59 kali.
Sementara tercatat dua kali gempa yang merusak selama April 2021 yaitu Gempa Selatan Jawa Timur magnitudo 6,1 kedalaman hiposenter 80 km pada 10 April 2021 pukul 14.00.15 WIB. Gempa ini menelan korban jiwa sebanyak 10 orang meninggal dunia, lebih dari 100 orang luka-luka dan lebih dari 2.400 rumah rusak.
Serta Gempa Selatan Sukabumi magnitudo 5,0 kedalaman 58 km pada 27 April 2021 pukul 16.23.39 WIB. Gempa ini menyebabkan kerusakan pada enam bangunan rumah, namun tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Selama April 2021 zona gempa aktif adalah Aceh-Nias, Lampung-Selat Sunda, Selatan Jawa Barat, Selatan Jawa Timur, Lombok, Sumbawa, dan Sumba kemudian Laut Maluku dan Ambon-Seram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
AS mengerahkan dua baterai rudal Patriot tambahan ke Saudi dan Qatar untuk melindungi fasilitas energi di tengah ancaman konflik Iran.
Angka pernikahan di Jogja turun. Pendidikan, karier, ekonomi hingga ketakutan gagal berumah tangga memengaruhi keputusan anak muda.
Sebanyak 1.001 pembatik meramaikan Malioboro lewat Simfoni 1001 Pembatik, mengajak masyarakat mengenal proses dan budaya batik.
Angka pernikahan di Kota Jogja terus menurun. Kemenag mencatat rata-rata perempuan menikah usia 22-25 tahun dan laki-laki 25-28 tahun.
Pawukon merupakan bagian dari penanggalan Jawa yang mengenal 30 wuku. Simak perbedaan Pawukon, wuku, dan weton.